Pantau Flash
Said Aqil Umumkan Siap Maju Lagi Jadi Calon Ketua Umum PBNU
Buka-bukaan Menpora, Akui Tak Ikut Campur Keputusan PBSI Mundur dari BWF
Ribuan Buruh Terobos Barikade, Polisi: Aksi Boleh Panas tapi Kepala Harus Dingin
Kala Jokowi Beli Jaket Boomber Motif Tenun Dayak Sintang, Langsung Dipakai!
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran di Tambora, Polisi Turun Tangan

Polisi Duga Kericuhan di Fakfak Berkaitan dengan Manokwari dan Sorong

Polisi Duga Kericuhan di Fakfak Berkaitan dengan Manokwari dan Sorong Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M.Iqbal (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya)

Pantau.com - Aksi unjukrasa yang berujung dengan pengerusakan fasilitas umum di wilayah Fakfak, Papua Barat, diduga memiliki keterkaitan dengan kericuhan yang terjadi di Manokwari dan Sorong. 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal menyebut keterkaitan aksi kericuhan itu masih sebatas dugaan lantaran belum ada fakta atau temuan yang dapat membuktikannya.

"Kita duga itu (terkait Manokwari dan Sorong). Saat ini sedang dilakukan upaya-upaya persuasif dengan elemen masyarakat. Boleh menyampaikan aspirasi tapi jangan anarkis," ucap Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2019).

Baca juga: Usai Lapas Sorong Kebakaran, Ratusan Napi Telah Kembali dengan Sendirinya

Untuk itu, pihak dari TNI Polri terus melakuakan upaya persuasif guna mengamankan situasi yang tengah memanas. Selain itu, Iqbal juga menegaskan bahwa situasi di wilayah Papua Barat di Manokwari dan Sorong sudah dapat dikendalikan.

"Secara umum situasi khususnya di Papua Barat bisa kita kendalikan, khususnya di Manokwari dan Sorong, sudah cenderung kondusif," kata Iqbal.

"Tidak ada pergerakan massa, tidak ada lagi gerakan yang berujung anarkisme, ini adalah kerja sama antara seluruh elemen masyarakat," sambungnya.

Baca juga: Manokwari Memanas! Berikut 7 Fakta Tentang Kerusuhan di Papua

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - RZK