Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

Polisi Duga Kericuhan di Fakfak Berkaitan dengan Manokwari dan Sorong

Polisi Duga Kericuhan di Fakfak Berkaitan dengan Manokwari dan Sorong Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M.Iqbal (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya)

Pantau.com - Aksi unjukrasa yang berujung dengan pengerusakan fasilitas umum di wilayah Fakfak, Papua Barat, diduga memiliki keterkaitan dengan kericuhan yang terjadi di Manokwari dan Sorong. 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal menyebut keterkaitan aksi kericuhan itu masih sebatas dugaan lantaran belum ada fakta atau temuan yang dapat membuktikannya.

"Kita duga itu (terkait Manokwari dan Sorong). Saat ini sedang dilakukan upaya-upaya persuasif dengan elemen masyarakat. Boleh menyampaikan aspirasi tapi jangan anarkis," ucap Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2019).

Baca juga: Usai Lapas Sorong Kebakaran, Ratusan Napi Telah Kembali dengan Sendirinya

Untuk itu, pihak dari TNI Polri terus melakuakan upaya persuasif guna mengamankan situasi yang tengah memanas. Selain itu, Iqbal juga menegaskan bahwa situasi di wilayah Papua Barat di Manokwari dan Sorong sudah dapat dikendalikan.

"Secara umum situasi khususnya di Papua Barat bisa kita kendalikan, khususnya di Manokwari dan Sorong, sudah cenderung kondusif," kata Iqbal.

"Tidak ada pergerakan massa, tidak ada lagi gerakan yang berujung anarkisme, ini adalah kerja sama antara seluruh elemen masyarakat," sambungnya.

Baca juga: Manokwari Memanas! Berikut 7 Fakta Tentang Kerusuhan di Papua

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - RZK