Polisi Gagalkan Penyelundupan Tiga Kontainer Minyak Goreng ke Timor Leste

Headline
Satu unit kontainer berisi minyak goreng yang akan diselundupkan ke Timor Leste. ANTARA/Ho-ImanuelSatu unit kontainer berisi minyak goreng yang akan diselundupkan ke Timor Leste. ANTARA/Ho-Imanuel

Pantau – Penyelundupan tiga kontainer berisi minyak goreng digagalkan kepolisian Insana Utara, Polres Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT). Minyak goreng berasal dari Surabaya itu akan diselundupkan ke Timor Leste.

“Kejadiannya pada Jumat, 13 Mei kemarin, dan ditemukan di atas kapal yang transit di Pelabuhan Wini yang berbatasan dengan Timor Leste,” kata Kabid Humas Polda NTT AKBP Ariasandy di Kupang, Sabtu, 14 Mei 2022.

Ariasandy mengatakan, setelah berkoordinasi dengan pihak Bea dan Cukai Wini, tiga kontainer minyak goreng itu akan dikirim kembali ke asal muatan tersebut yakni di Surabaya, Jawa Timur.

Kapal tersebut belum diketahui kapan akan berangkat, namun pengiriman kembali akan dilakukan menunggu jadwal keberangkatan kapal tersebut kembali ke Surabaya.

Proses pengiriman kembali sejumlah kontainer berisi minyak goreng itu menggunakan izin Surat keputusan menteri perdagangan Nomor 22 THN 2022 dikeluarkan pada tanggal 28 April 2022, dengan jenis pengiriman makanan ringan.

“Tidak menutup kemudian adanya permainan dokumen dari pihak Bea Cukai Surabaya dan PT Maratus untuk barang yang tidak sesuai jenis muatan untuk dilakukan pengiriman,” katanya.

Terkait jenis minyak goreng yang akan diselundupkan ke Timor Leste, Ariasandy mengaku tidak diketahui jenis dan ukuran, karena barang tersebut sudah diambil alih oleh pihak Bea dan Cukai Atambua.

Sementara itu, Kapolres TTU AKBP Moh Mukson dihubungi dari Kupang mengatakan bahwa sejumlah kontainer minyak goreng itu masih berkaitan dengan tujuh kontainer minyak goreng yang digagalkan penyelundupannya oleh Polda Jawa Timur pada di Pelabuhan Tanjung Perak beberapa waktu lalu.

“Nah, yang tiba di Pelabuhan Wini itu adalah tiga unit yang sebelumnya sudah dikirim terlebih dahulu,” ujar dia.

Untuk proses penyelidikannya kini sudah ditangani oleh Polda Jawa Timur.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Aries Setiawan
Penulis
Aries Setiawan