Pantau Flash
Disiplin Terapkan Prokes, Ketua Satgas COVID-19 Positif Korona
Total Positif COVID-19 di Indonesia Capai 965.283 dengan 13.632 Kasus Baru
BMKG Prediksi Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Diguyur Hujan Disertai Petir
BPJS Kesehatan Pantau Pemanfaatan Aplikasi P-Care Vaksinasi COVID-19
Gempa Besar Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara

Polisi Kantongi Identitas Pencuri Uang Rp1,6 Miliar di Kantor Edy Rahmayadi

Polisi Kantongi Identitas Pencuri Uang Rp1,6 Miliar di Kantor Edy Rahmayadi Saksi mata uang hilang Rp1,6 miliar (Foto: Antara)

Pantau.com - Polisi menyatakan telah mengantongi identitas pencuri uang senilai Rp1,6 miliar, yang hilang di halaman Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Senin 9 September 2019 lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira mengungkapkan, identitas pelaku diketahui setelah dilakukan pemeriksaan selama sepekan pascaperistiwa tersebut.

Baca Juga: Uang Senilai Rp1,8 Miliar Raib di Halaman Kantor Gubernur Edy Rahmayadi

Namun begitu, ia enggan berkomentar banyak dan membeberkan siapa nama pelaku yang mencuri uang tersebut.

"Nanti akan kita sampaikan, mohon doanya," katanya, Selasa (17/9/2019).

Sebelumnya diberitakan, sebelum uang yang nilainya mencapai miliaran rupiah itu hilang, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumut, M Aldi Budianto (40) bersama rekannya yang merupakan PHL di biro perbekalan kantor tersebut, Indrawan Ginting (36) mengambil uang dari Bank Sumut yang berada di Jalan Imam Bonjol, Senin (9/9).

Kemudian mereka berdua membawa uang tersebut dengan meletakkannya di bagian bagasi belakang mobil.

 Baca Juga: Bank Sentral China Akan Ikut Urusi Pinjaman Online

Namun setibanya di halaman parkir kantor Gubernur Sumut yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro Kota Medan, keduanya pun meninggalkan mobil untuk shalat Ashar.

Sehabis shalat, keduanya terkejut ketika kunci remot mobil sudah tidak berfungsi lagi saat membuka pintu mobil tersebut. Ternyata, lubang kunci mobil telah rusak, setelah dicek pintu mobil bisa terbuka dan uang tersebut sudah hilang.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: