Pantau Flash
Kapolsek Parigi Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan

Polisi Kantongi Identitas Sopir yang Aniaya Perwira Menengah

Polisi Kantongi Identitas Sopir yang Aniaya Perwira Menengah Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Polisi terus menyelidiki kasus penganiayaan terhadap Kompol Nadapdap dengan terduga pelaku seorang pengemudi angkutan umum (angkot). Sementara, identitas pelaku telah dikantongi dan tengah dalam pengejaran.

Kasubag Humas Polres Depok AKP Firdaus mengatakan dalam upaya perburuan terduga pelaku, beberapa lokasi telah disatroni. Mulai dari rumahnya hingga tempat biasa pelaku menghabiskan waktu. 

"Kami sudah mengantongi identitas pelaku. Kami juga sudah mendatangi rumah sampai tempat kumpulnya. Namun, sampai saat ini belum di temukan keberadaannya," ucap Firdaus saat dikonfirmasi, Senin (26/8/2019).

Baca juga: Perwira Menengah Polisi Dibogem Sopir Angkot

Selain itu, lanjut Firdaus, dalam upaya pengungkapan kasus itu juga pihaknya telah meminta beberapa orang saksi yang berada di lokasi kejadian.

"Kami sudah memeriksa enam orang saksi," pungkas Firdaus.

Diberitakan sebelumnya, Perwira menengah kepolisian, Kompol Nadapdap menderita luka lembam lantaran menjadi korban penganiayaan oleh sopir angkutan kota (angkot), pada Jumat, 23 Agustus 2019.

Baca juga: Tak Hanya Memukul, Sopir Angkot Juga Ancam Polisi dengan Senjata Tajam

Anggota polisi yang kini bertugas di bagian Intelijen dan Keamanan (Intelkam) itu mengalami luka di bagian bibir dan wajah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan ikhwal kasus penganiyaan itu. Menurunya, kasus itu juga telah dilaporkan dan teregistrasi dengan nomor LP/1847/K/VII/2019/PMJ/Resta Depok, tanggal 24 Agustus 2019.

"Ya benar, saat ini kasus itu ditangani Polres Kota Depok," ucap Argo saat dikonfirmasi, Senin (26/8/2019).

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: