Polisi Selidiki Tewasnya Bocah yang Dituduh Curi Ponsel di KM Dharma Kencana

Headline
Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau – Polisi terus menyelidiki kasus tewasnya bocah berinisial DP (12) di atas kapal motor (KM) Dharma Kencana dari Surabaya tujuan Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tewasnya bocah tersebut diduga akibat dianiaya karena dituduh mencuri ponsel milik penumpang di atas kapal.

“Memang ada tewasnya bocah 12 tahun karena diduga ada penganiayaan. (Dituduh) mencuri (ponsel) di kapal,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Iptu Prawira Wardani kepada wartawan, Minggu (26/6/2022).

Informasi tewasnya DP pertama kali diketahui pada Jumat (24/6/2022) malam. Awalnya korban dan orang tuanya datang menggunakan Kapal Motor (KM) Dharma Kencana 7 dari Surabaya tujuan Kota Manado, Sulawesi Utara, dan transit ke Makassar.

“Kapal dari Surabaya dia mau ke Manado. Iya transit ke sini dan sudah sandar (kapalnya). Penganiayaan itu terjadi di atas kapal,” kata Prawira.

Sejauh ini informasi awal korban tewas akibat dianiaya karena mencuri ponsel. Namun polisi belum menemukan adanya dugaan tindak pidana pencurian itu.

“Sementara korban dituduh mencuri. Tapi belum terbukti sehingga dilakukan penganiayaan,” ujarnya.

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni