Pantau Flash
Senaf Soll, Pecatan TNI AD yang Jadi Pimpinan KKB Meninggal di RS Bhayangkara Jayapura
Tiba di Polda Metro, Luhut Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Haris Azhar
Data per 26 September, 48.526.648 Penduduk Indonesia Sudah Dapat Vaksin Dosis Lengkap
Ngeri, IDI Ungkap Kasus Anak Terinfeksi Covid-19 Tertinggi di Jawa Barat
Covid-19 di Indonesia Hari Ini: Kematian di Bawah 100, Positif Tambah 1.760

Polisi: Senpi untuk Menembak Bripka Rahmat Milik Brigadir Rangga

Polisi: Senpi untuk Menembak Bripka Rahmat Milik Brigadir Rangga Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Kabag Penum DivHumas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra menyebut bahwa Brigadir Rangga Tianto mempersiapkan senjata api jenis HS 9 usai berdebat dengan Bripka Rahmat Effendy terkait dengan upaya pembebasan keponakannya tersebut.

"(Usai berdebat) Brigadir Rangga keluar ruangan SPKT di polsek itu dan ternyata keluar itu mempersiapkan senjata dgn jenis HS 9 lalu menembakan ke arah tubuh korban," ucap Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2019).

Senjata api jenis HS 9 yang diduga milik Brigadir Rangga diamankan polisi (Foto: Istimewa)

Baca juga: Brigadir Rangga adalah Paman Pelaku Tawuran yang Ditangkap Bripka Rahmat

Dari hasil pendalaman hingga saat ini, sambung Asep, senjata api yang digunakan untuk menembak Bripka Rahmat adalah senjata organik milik dari pelaku. Terkait dengan tujuh tembakan yang diarahkan ke tubuh korban, Asep menyebut ada beberapa dugaan yang mendasari atau penyebab insiden itu dapat tejadi.

"Mungkin pada saat itu sangat memuncak marahnya begitu ditolak permintaan itu, mungkin juga karena dia mendampingi saudaranya, sdr Zulkarnaen yang merupakan orangtua Fahrul itu, kemudian ada ketersinggungan," papar Asep.

Diberitakan sebelumnya, Brigadir Rangga Tianto nekat menghabisi nyawa rekannya seprofesinya yakni Bripka Rahmat Effendy dengan tujuh tembakan. Aksi koboi itu terjadi di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/7/2019) pukul 20.50 WIB.

Baca juga: Soal Kasus Polisi Tembak Polisi, IPW: Atasan Bisa Deteksi Dini

Dikonfirmasi mengenai insiden itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan ikhwal informasi tersebut.

"Iya benar ada kejadian itu," kata Argo saat dikonfirmasi, Jumat (26/7/2019).

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana

Berita Terkait: