Polisi Tembak Polisi Jilid 2 di Polda Metro Jaya, Ini Klarifikasi Kombes Zulpan

Headline
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan aksi kekerasan demo 11 April 2022 tidak hanya melibatkan 6 orangKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

Pantau – Peristiwa senjata api milik anggota Polda Metro Jaya meletus menyebabkan Bripda EP terluka. Polda Metro Jaya menjelaskan peristiwa itu terjadi saat pemegang senjata Brigadir AS sedang membersihkan laras senjata api.

“Anggota ini, Bripda AS saat itu ingin membersihkan senjatanya. Kemudian terjadi kelalaian,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, Kamis (4/8/2022).

Ia mengatakan saat itu AS memegang senjata api, namun EP tidak. Polda Metro Jaya meluruskan isu yang beredar terkait adanya polisi tembak polisi di Polda Metro.

“Senjata dia sendiri yang meledak, memang ada temannya di situ. Tapi, temannya tidak memegang senjata dan juga tidak sama-sama memegang senjata. Jadi, bukan polisi tembak polisi. Murni kelalaian,” tegasnya.

Saat itu EP berada di depan AS yang sedang membersihkan laras senjata api. Namun, senjata api tiba-tiba meledak saat dimasukkan ke dalam holster sarung senjata api.

“Jadi, AS memegang senjata ingin membersihkan laras, ada temannya di depannya. Kemudian, ia memasukkan sarung senjata. Meletuslah itu sekali,” katanya.

Zulpan mengatakan atas kejadian tersebut EP terluka, namun ia tidak menjelaskan secara rinci bagian mana yang terkena tembakan.

“Temannya terluka, saat ini sedang di rawat di rumah sakit,” pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Renalya Arinda