Pantau Flash
Ada 415 Kasus Baru, Total 23.165 Positif COVID-19 di Indonesia
Sang Adik Positif Korona, Via Vallen: Jangan Kucilkan Mereka
Protokol New Normal di Tempat Kerja: Pekerja Tidak Boleh Terlalu Lelah
Puluhan Tahanan di Meksiko Terinfeksi Virus Korona
Analis: COVID-19 Miliki Dampak Luar Biasa pada Keuangan Rumah Tangga

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Tawuran Suporter vs Warga di Pasar Rebo

Headline
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Tawuran Suporter vs Warga di Pasar Rebo Garis Polisi (Ilustrasi: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Polisi menetapkan dua orang tersangka dalam peristiwa tawuran yang terjadi di daerah Pasar Rebo, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Sabtu, 4 Agustus 2018. 

Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Tony Surya Putra mengatakan dua tersangka tersebut merupakan suporter North Jakarta Mania (suporter Persitara Jakarta Utara).

"Suporter yang kami amankan keduanya ditetapkan sebagai tersangka," kata Kombes Tony saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Baca juga: Cerita Saksi Mata Melihat Suporter NJ Mania Tewas Diamuk Massa

Kedua pelaku tersebut ditahan karena diduga menjadi provokator aksi penjarahan yang memicu tawuran antara pendukung klub Persitara dengan warga sekitar. Selain itu ditemukan senjata tajam yang disembunyikan dalam tas mereka.

Meski begitu, Tony belum dapat mengungkap nama pendukung Persitara yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut, pasalnya pihak kepolisian masih mendalami pemeriksaan pada dua tersangka.

Baca juga: Berbuat Onar, Suporter Bola Tewas Dikeroyok Warga di Pasar Rebo

Sebelumnya terjadi bentrokan antara pendukung sepak bola dengan warga di Jalan Raya Bogor karena beberapa suporter melakukan penjarahan terhadap pedagang di sepanjang Jalan Raya Bogor.

Pedagang yang tidak terima kemudian melakukan perlawanan hingga mengakibatkan satu orang suporter NJ Mania bernama William Wijaya (16) tewas di depan kantor pajak dengan luka bacokan di punggung.

William sempat dilarikan ke RS Polri Kramatjati namun akhirnya tewas usai kehabisan darah. 

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: