Polisi Ungkap Pemicu Raden Indrajana KDRT Fisik ke Anak

Headline
Petugas polisi menahan tersangka penganiaya anak kandung, Raden Indrajana Sofiandi (RIS) di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023). ANTARA/ Luthfia Miranda Putri

Pantau – Raden Indrajana Sofiandi (RIS) tega melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada kedua anak kandungnya KRS (12) dan KAS (10). Polisi mengungkap pemicu RIS melakukan kekerasan fisik tersebut.

“Dikarenakan ada permasalahan-permasalahan yang menyulut emosi,” ujar Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Hendrikus Yossi Hendrata, kepada wartawan Rabu (25/1/2023).

Hendrikus mengatakan RIS melakukan penganiayaan kepada anaknya ini sudah beberapa kali sejak Maret 2021 di rumah tinggal atau unit apartemen yang mereka tinggali. Akibatnya, korban memiliki luka fisik.

“Mengalami luka fisik yang cukup mengganggu aktivitas kesehariannya,” katanya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Irwandhy, belum merinci penyebab emosi dari RIS hingga melakukan penganiayaan. Ia hanya bisa menyebut bahwa permasalahan itu merupakan internal rumah tangga.

“Dari internal rumah tangga ya kami enggak masuk ke substansi itu, tapi kepada perbuatan ketika yang bersangkutan melakukan kekerasan terhadap anak, dalam ruang lingkup rumah tangga ya tentu ada konsekuensi pidana,” jelas Irwandhy.

Diketahui, kini Raden Inderajana pun telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan KDRT terhadap dua anaknya pada Jumat (6/1/2023). Sebelumnya atas KDRT yang dilakukan RIS di Apartemen Signature Park, Tebet, Jakarta Selatan, ini dilaporkan oleh mantan istrinya, KEY.

Seperti yang dilihat tim Pantau.com pada unggahan akun Instagram @ikeyy***, Selasa (20/12/2022). Tampak laki-laki mengenakan baju warna pink bernama R Indrajana Sofiandi diduga bapak kandung dari korban sedang memukuli bagian kepala dari anak laki-laki.

Dikabarkan bahwa sang istri juga menjadi korban kekerasan, pasalnya dalam akun tersebut terlampir foto sang istri dengan luka lebam di bagian mata.

Tim Pantau
Editor
Firdha Rizki Amalia