Pantau Flash
Kematian Babi Akibat Virus ASF di NTT Mencapai 22.000 Ekor
Rakyat Rusia Setuju Presiden Vladimir Putin Berkuasa hingga 2036
Bansos Rp300 Ribu Hanya Dibagikan Sebulan Sekali Mulai Juli untuk Warga DKI
Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Tembus 60.000 per 3 Juli
Presiden Jokowi Bersyukur Status Indonesia Naik Menengah ke Atas

Polisi yang Terbakar Hidup-hidup di Cianjur Meninggal Dunia

Polisi yang Terbakar Hidup-hidup di Cianjur Meninggal Dunia Ipda Erwin Yudha Wildani (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Ipda Erwin Yudha Wildani, anggota polisi yang terbakar hidup-hidup saat mengamankan aksi demo di Cianjur, akhirnya mengembuskan nafas terakhirnya, usai menjalani perawatan di rumah sakit dalam upaya memulihkan kondisi dari luka bakar yang dideritanya.

"Beliau meninggal dunia di RS Pusat Pertamina Jakarta pada Senin 26 Agustus 2019 pukul 01.38 WIB," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, saat dihubungi, di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Baca juga: Tersangka Pembakar Polisi saat Demo di Cianjur Bertambah Jadi 5 Orang

Selain itu, anggota Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Cianjur Kota yang menjadi korban terbakar saat menangani unjuk rasa di Cianjur, Jawa Barat.

Dedi mengatakan Polri sangat berduka atas berpulangnya Erwin dan mendoakan agar arwah almarhum diterima di sisi Allah.

"Semoga almarhum husnul khotimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Insya Allah," katanya.

Sebelumnya pada Kamis, 15 Agustus 2019, aksi unjuk rasa damai gabungan aliansi mahasiswa se-Cianjur diwarnai dengan pembakaran ban bekas sebagai bentuk penolakan atas kinerja Plt Bupati Cianjur Herman Suherman.

Baca juga:  Polisi Dibakar Hidup-hidup di Cianjur, Puluhan Orang Diperiksa

Saat aksi unjuk rasa tengah berlangsung, mahasiswa diduga melakukan pelemparan bensin yang mengakibatkan empat polisi terbakar, yaitu Ipda Erwin Yudha Wildani, Briptu Fransiskus Aris Simbolon, Briptu Muhammad Yudi Muslim dan Briptu Anif Endaryanto Pratama.

Luka bakar yang diderita Erwin sekitar 70 persen, Yudi Muslim dan FA Simbolon yang ditangani di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, memiliki luka bakar 40 persen serta Anif Endaryanto Pratama yang ditangani di RS Polri Sartika Asih Bandung mengalami luka bakar sembilan persen.

Keempat anggota Polres Cianjur yang terbakar saat pengamanan unjuk rasa mahasiswa di Gedung DPRD Cianjur itu memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat dari Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: