Pantau Flash
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 802 Orang, Jateng Jadi Penyumbang Terbanyak

Politikus Gerindra Heran Mobil Dinas Baru Menteri Dipersoalkan Sekarang

Politikus Gerindra Heran Mobil Dinas Baru Menteri Dipersoalkan Sekarang Gedung DPR (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Gerindra, Heri Gunawan mempertanyakan mengapa pengadaan mobil dinas baru untuk menteri dan pejabat setingkatnya saat ini dipermasalahkan. Menurutnya, pengadaan mobil dinas baru tersebut sudah melalui sesusai prosedur dan mekanisme yang beralaku.

"Peraturannya sudah dilalui sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku. Giliran mau realisasi kok baru diributkan sekarang?," kata Heri kepada wartawan, Jumat (23/8/2019).

Baca Juga: Kritik Roy Suryo Soal Pembelian Mobil Dinas Baru Menteri: Lebih Baik Nyewa!

Heri mengatakan jika saat ini pengadaan mobil dinas baru dinilai sebagai pemborosan anggaran, maka masih yang lebih boros dibandingkan hal itu. Misalnya saja ia mencontohkan penyelenggaraan IMF World Bank di Bali beberapa waktu lalu. 

"Kalau dikatakan pemborosan anggaran, menurut saya mungkin yang boros itu seperti waktu World Bank Meeting, yang di Bali, Oktober 2018. Itu baru pemborosan. Masa pertemuan begitu aja hampir Rp1 triliun, enggak ada yang ribut tuh," ungkapnya.

Lebih lanjut, Heri mengatakan, alasan pengadaan mobil baru ini lantaran mobil yang ada saat ini sudah terlalu lama. Maklum saja menurutnya pengadaan mobil terakhir kali dilakukan pada 2005 dan 2009.

"Mobil dinas yang sekarang digunakan itu membutuhkan biaya perawatan yang tinggi sehingga perlu diremajakan dengan pertimbangan teknis, seperti faktor keamanan, keandalan, dan biaya," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, menteri-menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mendapatkan mobil dinas baru. Anggaran untuk pengadaan mobil ini lebih dari Rp147 miliar. 

Baca Juga: Soal Rencana Mobil Dinas Baru untuk Menteri, PAN Yakin Jokowi Belum Tahu

Sebagaimana dikutip dari laman resmi Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Rabu (21/8/2019), pemerintah telah melakukan Pengadaan Kendaraan Menteri Negara/Pejabat Setingkat Menteri. Pengadaan ini sudah dimulai pada 19 Maret 2019 dan kini lelang tender tersebut sudah selesai.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia