Pantau Flash
Jepang Jalani 'The New Normal' Usai Status Darurat COVID-19 Dicabut
Peneliti LIPI Prediksi Warga yang Kembali ke Jakarta Sedikit
Ketegangan AS- China buat Rupiah Melemah Rp14.755 per Dolar
Erick Thohir: 90 Persen BUMN Terdampak COVID-19
YLKI: Rencana Pembukaan Mal 5 Juni Terlalu Gegabah

Polri Bantah Penangguhan Tahanan Soenarko karena Jaminan Panglima TNI

Headline
Polri Bantah Penangguhan Tahanan Soenarko karena Jaminan Panglima TNI Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo (tengah) (Foto: Antara/Galih Pradipta)

Pantau.com - Polri membantah soal informasi yang menyebut bahwa dikabulkannya penangguhan penahanan terhadap Mayjen (Purn) Soenarko yang terlibat perkara mengusai senjata api ilegal lantaran sosok penjamin yakni Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Karo Penmas DivHumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa dikabulkannya permohonan itu murni atas pertimbangan penyidik secara objektif dan subjektif.

"Bukan (alasan dikabulkan penangguhan), tapi pertimbangan-pertimbangan objektif dan subjektif itu merupakan dasar dari penyidik untuk menanguhkan penahanan seseorang dalam proses tindak pidana seseorang," kata Dedi di Mabes Polri, Jumat (21/6/2019).

Baca juga: Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan Eks Danjen Kopassus Soenarko 

Selain itu, Dedi menegaskan selain Panglima TNI, sosok yang menjadi penjamin terhadap Soenarko, yakni Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Sebab, keduanya menjadi penjamin dalam kasus itu lantaran memiliki kedekatan moral terhadap seluruh purnawirawan TNI.

"Karena beliau sebagai Panglima TNI juga sebagai pembina seluruh purnawirawan TNI, pak Luhut sebagai pembina tokoh senior di satuan elit TNI," pungkas Dedi.

Diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto resmi menjadi penjamin atas permohonan penangguhan penahanan terhadap Mayjen (Purn) Soenarko yang terjerat kasus dugaan penyelundupan senjata dari Aceh.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi menyebut Panglima telah menandatangani surat permohonan itu yang nantinya akan ditujukan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. "Surat permintaan penangguhan penahanan kepada Kapolri ditandatangani Panglima TNI pada hari Kamis 20 Juni 2019," ucap Sisriadi saat dikonfirmasi, Jumat (21/6/2019).

Baca juga: Ini Alasan Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan Soenarko 

Untuk diketahui, Soenarko menjadi tahanan Polri yang dititipkan di Rutan POM Guntur lantaran terjerat kasus kepemilikan senjata api ilegal yang diduga teleh menyelundupkan senjata dari Aceh.

Selain itu, senjata yang disebut diselundupkan itu diduga akan digunakan dalam insden kerusuan 22 Mei 2019. Sehingga Soenarko dinilai berpotensi mengancam keamanan nasional.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana

Berita Terkait: