Polri masih Periksa 28 Anggotanya, Sanksi Kode Etik Menanti

Headline
Pemain Arema FC Jayus Hariono (kiri) dan pesepak bola Persebaya Surabaya Rizki Ridho (kanan) beradu cepat untuk menjangkau bola dalam pertandingan lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.Pemain Arema FC Jayus Hariono (kiri) dan pesepak bola Persebaya Surabaya Rizki Ridho (kanan) beradu cepat untuk menjangkau bola dalam pertandingan lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

Pantau – Hingga malam ini, Polri terus memeriksa 28 anggota kepolisian yang diduga terlibat dalam tregedi penyerangan suporter yang hadir menyaksikan pertandingan sepak bola Arema vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022).

“Hingga malam ini kita juga masih memeriksa 28 orang yang diduga terlibat, masih dalam proses pemeriksaan oleh tim. Tidak menutup kemungkinan juga bertambah tapi yang 28 orang ini masih diperiksa apakah melanggar kode etik,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Senin (3/10/2022).

Tragedi Kanjuruhan menelan korban jiwa hingga 125 orang. Selain itu, ratusan lainnya mengalami luka-luka. Tragedi terjadi usai pertandingan yang diawali oleh seorang suporter yang tiba-tiba masuk ke lapangan.

Tindakan ini dipicu oleh oknum polisi yang tertangkap camera berprilaku anarki.

“Dari hasil pemeriksaan tim Irwansum Polri dan biro Paminal, update yang perlu saya sampaikan malam hari ini juga melakukan pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik anggota Polri sebanyak 28 personil Polri,

Imbas dari tewasnya lebih dari seratus suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGI PF) untuk mengungkap siapa dalangnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, memimpin TGI PF yang dibentuk pemerintah dalam mengusut kasus dalam tragedi Kanjuruhan.

“Nama-nama pimpinan dan anggota tim gabungan independen pencari fakta atau TGI PF yang sudah dilaporkan kepada bapak Presiden dan disetujui,” papar Mahfud MD di kantornya, Senin (3/10/2022).

 

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni