Polri Ungkap Kendala Pengusutan Kasus Pembunuhan Brigadir J

Headline
Kerabat memegang foto mendiang Brigadir J saat pemakaman kembali jenazah setelah autopsi ulang di Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7/2022).ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hp.

Pantau – Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan kendala dalam pengusutan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J. Kendala itu yakni, barang bukti yang rusak dan hilang.

“Tentunya memang kendala daripada upaya pembuktian adalah barang bukti yang rusak atau dihilangkan. Ini akan membuat waktu, membutuhkan waktu untuk melakukan penuntasan masalah ini,” ujar Agus saat memberikan keterangan pers bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kamis (4/8/2022).

Agus yang juga anggota tim khusus bentukan Kapolri untuk menuntaskan kasus Brigadir J memastikan timnya akan bekerja secara profesional dan transparan.

“Hal ini adalah melaksanakan perintah Bapak Kapolri untuk membuat seterang-terangnya. Sehingga, siapa pun yang turut serta, atau menyuruh melakukan, itu akan terbuka,” kata Agus.

Dalam kasus pembunuhan Brigadir J, penyidik tim khusus sudah menetapkan satu tersangka yakni, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E.

Bharada E disangkakan dengan Pasal 338 tentang pembunuhan juncto Pasal 55 tentang bersekongkol dalam tindak kejahatan (turut serta) dan Pasal 56 KUHP tentang membantu tindak pidana atau kejahatan.

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan