Pantau Flash
Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta Jadi Rujukan COVID-19
Wali Kota Bandung Minta Warga Waspadai Klaster Keluarga COVID-19
Kota Sukabumi Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat COVID-19
Kasus Baru Positif COVID-19 di Indonesia Hampir 5.000 per 25 September
Pembayaran Klaim Asuransi Terkait COVID-19 Capai Rp216 Miliar

PPP Bantah KIK Akan Pecah Bersamaan dengan Pembubaran TKN

PPP Bantah KIK Akan Pecah Bersamaan dengan Pembubaran TKN TKN Jokowi-Ma'ruf (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com - Wakil Sekretaris Jenderal PPP, Ahmad Baidowi menegaskan, bahwa pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf bukan berarti Koalisi Indonesia Kerja (KIK) juga akan bubar.

"Artinya pembubaran TKN bukan pembubaran koalisi, karena wadah koalisi akan tetap ada seperti apa bentuknya itu nanti disiapkan," ujar Baidowi saat dihubungi, Jumat (26/7/2019).

Baca juga: Presiden Terpilih Jokowi Bubarkan TKN Sore Ini

Pria yang karib disapa Awiek ini menyebut, memang saat itu TKN dibentuk tujuannya adalah untuk pemenangan di Pilpres 2019. Berhubung Pilpres 2019 sendiri sudah selesai maka TKN dibubarkan.

"Selanjutnya tinggal koalisi bukan TKN lagi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Awiek mengatakan, koalisi yang tersisa saat ini akan dibuatkan wadah atau ada wadah khusus seperti apa yang pernah dilakukan di zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca juga: TKN KIK Akan Dibubarkan, Ini Respon PPP

"Kalau zaman SBY-Boediono ada Setgab, nggak tahu kalau yang sekarang. Karena kalau struktur TKN tidak dibubarkan mau ngapain lagi dengan ratusan orang di dalamnya," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Bagaskara Isdiansyah

Berita Terkait: