PPP Klaim Bakal Caleg Dapil Jabar Full Kuota

Iustrasi - Pemilu Serentak 2024. ANTARA/ilustrator/Kliwon

Pantau – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menegaskan keterisian bakal calon anggota legislatif (bacaleg) di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat telah terisi penuh untuk Pemilu 2024.

“Kalau ada yang bilang kesulitan mencari caleg, tidak sama sekali. Sudah terisi semua. Bahkan mungkin ada kompetisi karena melebihi calon kuota yang ingin kita tempatkan, termasuk gender perempuan yang memenuhi syarat 30 persen,” jelas Mardiono di Jakarta, Rabu (25/1/2023) .

Dia meyakini bahwa seluruh dapil di Jabar tidak akan memiliki kesulitan menjelang Pemilu 2024. Ia menargetkan Jabar mendapat sembilan kursi di DPR RI.

“Saat Pemilu 2014 kami mendapat kursi tujuh dan 2019 hanya tiga kursi. Kemungkinan ada salah penyusunan formasi penempatan caleg di 2019, kali ini akan kami kembalikan dan pelajari secara detail untuk memulihkan kembali. Insyaallah Dapil Jabar tidak ada kesulitan,” harapnya.

Menurut Mardiono, DPP PPP telah selesai melaksanakan bedah dapil bersama DPW PPP Jawa Barat.

Sementara itu, Pejabat Sementara Ketua DPW PPP Jabar Pepep Saepul Hidayat mengaku telah melaporkan kerja dan hasil pencapaian yang dilaksanakan seluruh fungsionaris Jabar serta membeberkan “long list” untuk kandidat caleg 2024.

“Ketika kami melaporkan, ternyata ada saran, masukan dari DPP sehingga kami berdiskusi dan memformulasi potensi di masing-masing dapil, baik pusat, kabupaten/kota, maupun provinsi,” kata Pepep.

Pepep menambahkan target perolehan kursi untuk DPRD kabupaten/kota adalah 150 dan provinsi 10 kursi.

“Setelah kita bedah, angka tersebut menjadi sangat rasional. Saya optimistis dan yakin apa yang hari ini dilakukan dan direncanakan mudah-mudahan menjadi takdir Allah,” katanya.

Hingga saat ini, DPP PPP telah melakukan bedah dapil di delapan provinsi. Selanjutnya, bedah dapil akan dilakukan secara menyeluruh di semua provinsi agar bisa mencapai target 50 kursi di DPR RI pada Pemilu 2024.

Baca Juga: Kemendagri Kaji Perpanjangan Masa Jabatan Kades 9 Tahun

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni