Pantau Flash
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona
Uji Coba Pengaspalan Lintasan Formula E Monas Dilakukan
SBY Sebut Museum dan Galeri Seni di Pacitan adalah Amanah Ani Yudhoyono
Persija Siapkan Amunisi Terbaik Hadapi Geylang International

PPP Sebut Koalisi Jokowi Terbuka Penambahan Kursi MPR 8 atau 10 Kursi

PPP Sebut Koalisi Jokowi Terbuka Penambahan Kursi MPR 8 atau 10 Kursi Sekjen PPP Arsul Sani (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengungkapkan partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) terbuka atas usulan penambahan kursi pimpinan MPR RI menjadi 10 kursi. Ia mengatakan saat ini juga ada opsi menginginkan kursi pimpinan MPR bertambah menjadi 8 kursi saja.

"Koalisinya Pak Jokowi ini kalau berdasarkan hasil dari pertemuan para sekjen dua malam yang lalu membuka, jadi koalisi Indonesia kerja sepanjang hasil pertemuan kemarin itu mengatakan kita bicara dengan teman-teman yang ada di koalisi kira-kira aspirasinya seperti apa," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Baca Juga: PAN Usul Kursi Pimpinan MPR Diisi 9 Fraksi dan 1 DPD

Hanya saja, Arsul menegaskan partai koalisi Jokowi belum mengambil keputuusan untuk mendukung opsi penambahan kursi pimpinan MPR 8 kursi atau 10 kursi. Menurutnya hal inilah yang masih menjadi bahan komunikasi partai-partai yang lolos ke parlemen periode depan.

"Senangnya masih dua itu dari sisi KIK sendiri itu memnag belum memilih apakah 8 atau 10 jadi dua-duanya masih mengerucut karena kan mungkin teman-teman di KIK," ungkapnya.

"Jangan-jangan kita mau 10 tapi ada juga fraksi yang enggak mau karena misalnya ingin lebih populer di mata publik mengatakan ini bagi-bagi jabatan kami enggak mau ikut, kan enggak bisa dipaksa juga kalau enggak mau ikut dapat pimpinan MPR," sambungnya.

Lebih lanjut, Arsul juga mengungkapkan dalam pertemuan PPP dengan Partai Gerindra beberapa waktu lalu opsi penambahan kursi pimpinan MPR ini menjadi bahasannya. 

"Pak Prabowo menyambut baik kalau itu memang di satu sisi Pak Prabowo mengatakan pasti ada pandangan negatifnya, tapi di sisi lain untuk bisa kebersamaan daripada berantem terus ceker-cekeran oke lah ada satu tempat untuk bermusyawarah di MPR itu," tandasnya.

Baca Juga: Usulan 10 Pimpinan MPR, Mardani PKS: Lebih Baik Miskin Struktur Kaya Fungsi

Sebelumnya diberitakan, Wakil Sekretaris Jenderal PAN (PAN), Saleh Partaonan Daulay mengusulkan, agar pemilihan pimpinan MPR ke depan dilakukan secara musyawarah dan mufakat di mana semua kelompok fraksi dan DPD terwakili dalam pimpinan.

Untuk itu, Saleh mengusulkan ke depan komposisi pimpinan MPR menjadi 10 pimpinan. Di mana nanti dari 10 kursi itu akan diisi oleh 9 fraksi dan 1 kelompok DPD.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: