Pantau Flash
Kalah dari Wakil Inggris, Hafiz/Glo Jadi Runner-up Thailand Master 2020
Kanada Identifikasi Kasus Pertama Virus Corona
Persib Bandung Perpanjang Kontrak Omid Nazari Satu Musim
Hafiz/Gloria Rebut Tiket Final Thailand Masters 2020
43 Narapidana Terima Remisi Imlek pada Tahun 2020

Presiden: Ada Temuan Baru pada Kasus Novel Baswedan Menuju Kesimpulan

Headline
Presiden: Ada Temuan Baru pada Kasus Novel Baswedan Menuju Kesimpulan Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan ada temuan baru terkait investigasi kasus penyerangan air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Informasi itu berdasarkan laporan dari Kapolri Jenderal Idham Azis saat bertemu Presiden kemarin.

"Sore kemarin kapolri udah saya undang, saya tanyakan langsung ke kapolri. Saya juga ingin mendapatkan sebuah ketegasan, ada progres atau ndak. Hasilnya? Dijawab, ada temuan baru yang sudah menuju pada kesimpulan," kata Jokowi usai acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) di Hotel Mulia Senayan Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Baca juga: Presiden Jokowi Panggil Idham Aziz, Polri: Itu Wajar

Jokowi pun menegaskan tidak memberikan waktu lagi kepada pihak Polri untuk segera menyelesaikan kasus Novel Bawesdan tersebut dalam hitungan hari. "Saya tidak bicara masalah bulan. Kalau saya bilang secepatnya, berarti dalam waktu harian," tegasnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal di halaman Istana Negara, Jakarta, Senin 9 Desember 2019 sore menjelaskan perintah Presiden kepada Kapolri Jenderal Idham Azis untuk segera mengungkap kasus penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Baca juga: Jokowi Desak Lagi Kasus Novel, Begini Respon Polri

Menurut Iqbal, pihaknya telah menemukan alat bukti dan petunjuk yang signifikan dalam mengungkap kasus itu. Namun saat ini Polri belum dapat mengungkapkannya kepada publik.

Iqbal berharap tim teknis Polri segera merampungkan kasus tersebut. "Tidak akan berapa lama lagi, Insya Allah tidak akan sampai berbulan-bulan," kata Iqbal.

Iqbal menambahkan polisi telah memeriksa 73 saksi, 114 toko kimia, hingga 28 CCTV yang diperiksa melalui laboratorium forensik.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: