Pantau Flash
Jaksa Agung Bantah Pernah Komunikasi dengan Djoko Tjandra
PSBB Ketat Jakarta Kembali Diperpanjang 14 Hari
Kasus Positif COVID-19 di RI Capai 262.022, Jumlah Meninggal Dunia 10.105
Febri Diansyah Mundur dari KPK
Idap Kanker Paru Stadium 4, Suami Bupati Bogor Ade Yasin Tutup Usia

Presiden Diminta Bentuk Tim Pemberi Ganti Rugi Imbas Pemadaman Listrik

Headline
Presiden Diminta Bentuk Tim Pemberi Ganti Rugi Imbas Pemadaman Listrik Ilustrasi mati lampu. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo diminta membentuk komisi pemberian ganti rugi kepada konsumen atas pemadaman listrik yang terjadi Jakarta, Banten dan Jawa Barat pada Minggu, 4 Agustus 2019.

"Kami mengusulkan dibentuk panitia ganti rugi, ini harus dimulai jangan menghindar dan menetapkan ganti rugi sepihak," tutur Ketua Komunitas Konsumen Indonesia David Tobing di Gedung YLBHI, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Baca juga: PLN Bisa Berikan Kompensasi Berupa Pemotongan Iuran Listrik

Menurut dia, komisi itu diperlukan untuk merumuskan ganti rugi dan menerima pengaduan dari masyarakat pada umumnya maupun pelaku industri yang dirugikan akibat pemadaman listrik.

Dengan dibentuknya komisi itu, diharapkan ganti rugi tersalurkan sesuai kerugian yang diperhitungkan dan diverifikasi, tidak sepihak ditentukan PLN.

Keanggotaan komisi itu diusulkan dari pemerintah, badan perlindungan konsumen, PLN dan perwakilan lembaga perlindungan swadaya masyarakat.

Baca juga: Sebagian Pulau Jawa Padam, Begini Reaksi Eks Dirut PLN Sofyan Basir

David Tobing menyebut pemadaman listrik oleh PLN menyebabkan kerugian yang nyata kepada konsumen, baik materiil mau pun immateriil.

"Dari berbagai informasi dan laporan yang lembaga kami terima, akibat padamnya listrik, konsumen tidak dapat menggunakan fasilitas transportasi publik, seperti MRT dan KRL," ujar dia.

PLN disebutnya melanggar hak konsumen dan melakukan perbuatan melawan hukum sesuai Pasal 29 ayat 1 huruf b UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan yang menyatakan konsumen berhak mendapat tenaga listrik secara terus menerus dengan mutu dan keandalan yang baik.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: