Pantau Flash
PKS Putuskan Abstain di Pilkada Solo
Djoko Tjandra Dituntut 2 Tahun Bui Kasus Surat Jalan Palsu
Benny Wenda Siap Temui Jokowi: Dengan Kedudukan Setara Negara dan Negara
Iyut Bing Slamet Ditangkap karena Narkoba
COVID-19 RI 4 Desember: 563.680 Kasus Positif dan 17.479 Meninggal Dunia

Presiden Jokowi Bahas Ukhuwah saat Pelantikan Ketum PBB

Presiden Jokowi Bahas Ukhuwah saat Pelantikan Ketum PBB Pidato Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang (PBB) di Jakarta, Kamis malam (6/2/2020). (ANTARA/ Abdu Faisal)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas topik soal ukhuwah (persaudaraan) dalam kehidupan berbangsa saat pelantikan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, di Jakarta, Kamis malam (6/2/2020).

Menurut Jokowi, menjaga ukhuwah akhir-akhir ini menjadi semakin relevan dan penting dalam menyikapi era globalisasi di mana bangsa-bangsa di dunia saling terkoneksi dan berinteraksi satu sama lain.

"Dalam dunia yang semakin terglobalisasi, yang saling terkoneksi dan berinteraksi, menjaga ukhuwah menjadi semakin penting," kata Presiden Jokowi di Hotel Aston Kartika Jakarta.

Baca juga: Presiden Jokowi Hadiri Pelantikan Pengurus DPP PBB

Presiden mengatakan bahwa semua bangsa sekarang ini merasakan, apabila terdapat masalah di suatu negara dapat merembet ke negara lain.

"Perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat, kita kena imbasnya. Ada British Exit (Brexit) di Inggris padahal jauh sekali, kita juga kena imbasnya. Solusi pun juga harus dilakukan antarnegara, tidak hanya satu negara, tidak bisa," kata Jokowi.

Karena itu, merajut persaudaraan (ukhuwah) antarbangsa amat penting seperti juga menjaga persaudaraan antaranak bangsa.

"Menjaga persaudaraan antaranak bangsa, sebangsa dan setanah air itu juga sangat-sangat penting. Kesolidan partai sangat penting, penting. Kalau tidak solid, energi akan habis untuk mengelola masalah-masalah yang ada di internal. Demikian juga dalam berbangsa dan bernegara. Kesolidan sebuah bangsa, persatuan sebuah bangsa juga sangat-sangat penting," kata Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi Harapkan Peran BUMN dan Swasta Bantu Danai Riset

Jokowi mengatakan bahwa merajut ukhuwah, baik itu ukhuwah islamiyyah (persaudaraan Islam), ukhuwah wathoniyah (persaudaraan sesama anak bangsa), ukhuwah basariyyah (persaudaraan antarumat manusia), semuanya sama-sama penting agar negara ini dapat membangun sebuah peradaban seperti layaknya sebuah bangsa yang besar dan memiliki beragam suku dan bahasa.

"Sebuah bangsa yang memiliki 714 suku yang berbeda-beda dan beragam, dan lebih kurang 1.001 lebih bahasa daerah yang beragam, bermacam-macam, dan juga berbeda-beda agama yang dimiliki oleh bangsa kita," kata Jokowi.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: