Pantau Flash
Pesan BOPI untuk LIB: Jangan Ada Kericuhan di Liga 1 2020
Jelang Akhir Pekan Rupiah Melemah Rp13.760 per Dolar
Sebastian Vettel: SF1000 Jelas Lebih Meningkat Dibanding Tahun Lalu
Maskapai Global Diprediksi Kehilangan Rp400 Triliun Akibat Wabah Korona
MUI: Haedar Nashir dan Said Aqil Akan Satu Frame

Presiden Jokowi Imbau Aparatur Negara Tidak Alergi Dikritik

Headline
Presiden Jokowi Imbau Aparatur Negara Tidak Alergi Dikritik Presiden Joko Widodo saat berpidato di Sidang Tahunan MPR (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo mengimbau seluruh aparatur negara untuk tidak cepat berpuas diri, sehingga alergi terhadap kritik.

"Kita tidak boleh cepat berpuas diri. Kita perlu saling mengingatkan dan saling membantu, dan kita tidak boleh alergi terhadap kritik," ujar Jokowi ketika menyampaikan pidato di depan Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat RI di Gedung MPR DPR DPD RI Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Baca juga: Terkuak! Diam-diam Jokowi Lakukan Pertemuan dengan Surya Paloh di Singapura

Jokowi menyampaikan, segala pencapaian dari lembaga-lembaga negara seharusnya menjadi modal untuk bangsa ini dalam menghadapi tantangan di masa depan, sehingga tidak sepatutnya merasa berpuas diri.

"Bagaimanapun kerasnya kritik itu, harus diterima sebagai wujud kepedulian, agar kita bekerja lebih keras lagi memenuhi harapan rakyat," ujar Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan dalam negara demokrasi tentu terdapat perbedaan baik antar individu, antar kelompok, atau bahkan antar lembaga negara. Kendati demikian hal tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk saling membenci karena perbedaan tersebut.

"Perbedaan bukanlah alasan bagi kita untuk saling membenci, bukan alasan bagi kita untuk saling menghancurkan, atau bahkan saling meniadakan," kata Jokowi.

Baca juga: Pidato Kenegaraan HUT RI: Jokowi Singgung Soal Kemajuan Indonesia

Menurut Jokowi bila perbedaan tersebut dikelola dalam satu visi besar yang sama, maka akan menjadi kekuatan yang dinamis.

Oleh sebab itu Jokowi mengajak semua lembaga-lembaga negara untuk membangun sinergi yang kuat guna menyelesaikan tugas sejarah kita, mendukung lompatan-lompatan kemajuan untuk mengentaskan kemiskinan, menekan ketimpangan, dan membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya, demi mencapai Indonesia yang maju.

"Bergandengan tangan menghadapi ancaman intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Serta ikut serta melahirkan lebih banyak lagi SDM-SDM unggul yang membawa kemajuan bangsa," ujar Jokowi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: