Pantau Flash
Putra Amien Rais Ribut dengan Pimpinan KPK Nawawi di Garuda Kelas Bisnis
Terus Meroket, Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan II USD408,6 Miliar
Presiden Jokowi: Jangan Merasa Paling Agamais dan Pancasilais Sendiri
6.300 Personel Kawal Sidang Tahunan MPR, Polda Metro Pastikan Tak Ada Demo
Politik Identitas Jadi Ancaman Pilkada Serentak, Hajatan DKI 2017 Disorot

Prostitusi Berkedok Tempat Karaoke dan Pijat Terungkap, 2 Muncikari Dibekuk

Prostitusi Berkedok Tempat Karaoke dan Pijat Terungkap, 2 Muncikari Dibekuk Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah (Jateng) membongkar dua praktik prostitusi di sebuah tempat karaoke dan griya pijat di Kota Semarang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Budi Hariyanto, di Semarang, Rabu (20/11/2019), mengatakan masing-masing muncikari di dua tempat tersebut ditangkap atas tindak prostitusi.

Baca juga: Terlibat Pembobolan Bank DKI, 5 Pegawai Lepas Satpol PP Jaktim Dipecat

Ia menjelaskan pengungkapan pertama dilakukan di Karaoke Zeus yang berlokasi di Jalan Sultan Agung Semarang. Polisi mengamankan seorang muncikari berinisial IFH beserta sejumlah barang bukti.

"Modusnya, muncikari ini menyediakan wanita pekerja seksnya, sekaligus kamarnya," katanya lagi.

Penyidik sendiri, kata dia, masih mendalami kasus ini berkaitan dengan kemungkinan keterlibatan manajemen tempat karaoke tersebut. Adapun soal kemungkinan penutupan tempat usaha hiburan itu, lanjut dia, hal tersebut masih tergantung pembuktian perkara itu.

"Kalau memang terbukti, akan kami rekomendasikan ke pemkot untuk ditutup," katanya pula.

Baca juga: Pria Pelempar Sperma di Tasikmalaya Resmi Jadi Tersangka

Satu pengungkapan lain dilakukan polisi di Griya Pijat Emporium yang berlokasi di Jalan MT Haryono Semarang. Polisi menangkap seorang muncikari berinisial DC yang mengoordinasi praktik prostitusi di tempat tersebut.

Sejumlah barang bukti diamankan dalam pengungkapan tersebut, termasuk sejumlah tagihan dari praktik prostitusi tersebut. Kedua pelaku tindak prostitusi itu selanjutnya dijerat dengan pasal 269 dan 506 KUHP.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: