Puan Maharani: Jawa Barat Kandang Banteng!

Headline
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani bertemu dengan kader PDI Perjuangan (PDIP) di sela-sela kunjungan kerjanya di Jawa Barat, Kamis (22/9/2022).Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani bertemu dengan kader PDI Perjuangan (PDIP) di sela-sela kunjungan kerjanya di Jawa Barat, Kamis (22/9/2022).

Pantau – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani bertemu dengan kader PDI Perjuangan (PDIP) di sela-sela kunjungan kerjanya di Jawa Barat.

Ketua DPP PDIP itu memberi arahan kepada kader partai untuk bersiap menghadapi Pemilu 2024.

Puan datang ke kantor DPC PDIP Majalengka dan kantor DPC PDIP Subang pada Kamis (22/9/2022). Di DPC PDIP Majalengka, konsolidasi partai dihadiri 2.000 kader. Sementara itu di Subang hadir 5.000 kader PDIP.

Kedatangan Puan disambut meriah para kader. Bahkan di sepanjang jalan menuju kantor DPC PDIP Majalengka dan kantor DPC PDIP Subang, Puan disambut para kader dan simpatisan PDIP yang memenuhi jalan.

“Puan presiden, Puan presiden, Puan presiden,” sambut semua kader PDIP yang hadir.

Dalam konsolidasi partai di kedua kantor DPC itu, Puan menyampaikan pesan yang sama. Ia mengatakan mendatangi DPC-DPC PDIP karena mendapat tugas dari Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk berkeliling melakukan konsolidasi struktur dan kader di berbagai daerah.

“Maka itu sekarang saya datang ke sini. Apalagi kita tahu bahwa Jawa Barat adalah bagian dari kunci penting kemenangan Pemilu. Jawa Barat ini kandang banteng!” kata Puan.

Meski begitu, Puan menyayangkan suara PDIP yang turun di Jawa Barat dalam pemilu terakhir. Ia pun meminta agar kekompakan kader-kader PDIP dijaga sehingga bisa kembali menuai kemenangan di Jawa Barat.

“Tolong jangan egois, demi kemenangan keluarga besar PDI Perjuangan. Kita menang dulu di pileg dan pilpres, setelah itu gampang menang pilkada,” tegasnya.

Puan juga meminta agar seluruh kader PDIP Jawa Barat mempelajari rekomendasi Rakernas II PDIP beberapa waktu lalu. Ia mengingatkan, salah satu rekomendasi eksternal dari Rakernas II PDIP adalah tentang capres dan cawapres 2024.

Hasil Rakernas II PDIP menegaskan bahwa penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung oleh PDIP pada Pemilu 2024 adalah hak prerogatif Megawati sebagai Ketum.

“Siap jalankan perintah partai? Siap tegak lurus?” tanya Puan yang disambut jawaban serentak ‘siap’ dari para kader.

“Jadi kita serahkan ke Ibu Megawati tentang capres, bahwa kita akan memiliki capres yang sudah berbuat dan berdarah untuk PDI Perjuangan, yang akan mau terus memperjuangkan ideologi Pancasila, memperjuangkan cita-cita Bung Karno,” ujar Puan.

Mantan Menko PMK itu mengingatkan tahapan pemilu yang padat dan hanya bersisa sekitar 1,5 tahun lagi hingga sampai pelaksanaannya. Oleh karena itu, Puan meminta seluruh kader agar selalu solid.

“Terakhir saya ingatkan bahwa kita harus selalu bergotongroyong dalam perjuangan Partai. Kita semua kalau mau membawa PDI Perjuangan menang hattrick maka harus gotong royong,” ucap cucu Bung Karno itu.

“Tiga pilar Partai, di eksekutif, legislatif, dan struktur Partai harus seirama geraknya. Satu pemahaman, satu tujuan,” kata Puan.

Sementara itu Ketua DPC PDIP Subang, Maman Yudia menyatakan pihaknya siap menjalankan instruksi pimpinan partai demi kemenangan Pemilu 2024.

“Subang kandang Banteng, kandang perjuangan, dan tak pernah berhenti. Kami siap di garda terdepan untuk memenangkan Mbak Puan Maharani sebagai Presiden,” ujar Yudia.

Di akhir sambutannya, Yudia berkali-kali menyerukan nama Puan yang disambut oleh seluruh kader.

“Mbak Puan…!!” teriak Yudia.

“Presiden!!” jawab kader serentak dengan penuh semangat.

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan