Pantau Flash
Bursa Saham Kawasan Naik, IHSG Menguat 15,07 Poin
Eijkman: Flu Babi Membawa Semua Gen yang Pernah Menimbulkan Pandemi
Sudah Ada 29.919 Orang di Indonesia yang Sembuh dari COVID-19
Nadiem Tegaskan Kebijakan: Belajar Merdeka Memiliki Daya Saing Kuat
Pratikno: Janagan Ribut Lagi Soal Reshuffle, Progres Kabinet Berjalan Bagus

Puan Maharani Tegaskan Pelayanan Kesehatan Harus Jangkau Seluruh Rakyat

Puan Maharani Tegaskan Pelayanan Kesehatan Harus Jangkau Seluruh Rakyat Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Webinar Nasional IV Bulan Bung Karno 2020 diselenggarakan Badan Pendidikan dan Pelatihan Pusat PDIP bertema "Politik Kesehatan Berdikari" di Jakarta, Selasa (30/6/2020). (Foto: Antara/HO-PDIP)

Pantau.com - Ketua DPR Puan Maharani mengatakan pembangunan bidang kesehatan harus diarahkan kepada pelayanan yang menjangkau seluruh rakyat sesuai amanat konstitusi, di mana kesehatan sebagai kebutuhan dasar dengan pemenuhan dijamin negara.

Puan mengatakan perlu ada komitmen kuat pemerintah pusat dan daerah untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang dapat menjangkau seluruh rakyat. "Wujud nyata dari komitmen itu salah satunya adalah dalam memanfaatkan alokasi anggaran kesehatan yang efektif bagi pembangunan kesehatan Indonesia," kata dia di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Hal itu disampaikan Puan saat menjadi pembicara kunci dalam acara Webinar Ke-4 Peringatan Bulan Bung Karno yang bertema, "Politik Kesehatan Berdikari", diadakan Badan Pendidikan dan Pelatihan Pusat PDI Perjuangan.

Baca juga: Puan Maharani Sebut Ketahanan Nasional Bidang Kesehatan Kewalahan

Menurut dia, politik kesehatan berdikari sebagai kebijakan politik untuk membangun kekuatan nasional di bidang kesehatan perlu diarahkan untuk memperkuat dan mempertajam kebijakan-kebijakan nasional, antara lain terkait dengan fasilitas kesehatan yang dapat diakses masyarakat.

Selain itu, politiskus PDI Perjuangan itu, menilai tentang formasi tenaga kesehatan di setiap rumah sakit dan puskesmas, industri nasional untuk peralatan RS, farmasi, dan obat-obatan, sistem jaminan kesehatan nasional yang memastikan bahwa seluruh rakyat Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan yang saat ini diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, dan alokasi anggaran kesehatan yang tepat sasaran serta manfaat.

Puan juga mengingatkan bahwa kekuatan nasional di bidang kesehatan juga ditentukan kemampuan riset, inovasi, dan industri nasional dalam memenuhi peralatan kesehatan, farmasi, obat-obatan, alat pelindung diri, serta sarana dan prasarana kesehatan lainnya.

Baca juga: Puan Maharani Serukan Gotong Royong ASEAN untuk Tangani COVID-19

"Contohnya adalah berbagai universitas di Indonesia yang sudah mulai membuat portable ventilator. Pemerintah perlu menetapkan kebijakan yang sinergi antara bidang kesehatan, industri, dan BUMN untuk membuat program percepatan pengembangan industri bidang kesehatan dalam memenuhi kebutuhan nasional," ujarnya.

Menurut Puan, DPR dalam menjalankan fungsi anggarannya ikut mencermati dan mempertajam kebijakan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran kesehatan yang mencapai lima persen dari total APBN.

Hal itu, menurut dia, khususnya untuk memastikan bahwa seluruh rakyat, baik yang mampu maupun tidak mampu, mendapatkan pelayanan kesehatan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: