Rapat Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Digelar Hari Ini

Headline
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD (ANTARA/Tri M Ameliya)

Pantau – Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md bergerak cepat mengungkap fakta tragedi Kanjuruhan.

Menko Mahfud mengatakan langkah awal tim adalah melakukan rapat yang akan digelar Selasa malam (4/10/2022) di kantor Kemenko Polhukam.

“Langkah awal memberitahu, kemudian mengundang rapat, baru masuk ke materi,” ujar Mahfud, Senin (3/10/2022).

“Selasa jam 19.00 malam besok di kantor Polhukam,” imbuhnya.

Tim independen ini bertugas melakukan pemeriksaan, mengusut dan menyampaikan rekomendasi menyelruh ke Presiden.

Output-nya disampaikan kepada Presiden untuk penilaian kebijakan keolahragaan nasional, khususnya sepakbola secara menyeluruh. Kedua, mungkin saja dari hasil TGIPF ditemukan pelaku-pelaku tindak pidana selain yang ditangani Polri secara pro justitia,” jelasnya.

Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, memakan korban jiwa sebanyak 125 orang, 302 lainnya luka ringan dan 21 luka berat.

Peristiwa berdarah itu terjadi setelah peluit panjang dibunyikan dalam laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Pendukung Arema yang tidak terima tim kesayangannya tumbang oleh tim tamu, merangsek masuk ke tengah lapangan.

Dengan kondisi yang semakin tidak terkendali, petugas melepaskan gas air mata ke arah penonton. Padahal, dalam aturan FIFA sendiri, petugas dilarang menggunakan gas air mata di dalam stadion sepakbola.

Banyaknya korban tewas dalam tragedi ini diakibatkan karena sesak napas dan berdesak-desakan untuk menyelamatkan diri dari kepungan gas air mata yang ditembakkan petugas keamanan.

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan
Penulis
Aries Setiawan