Ratusan Sapi di Bangka Belitung Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku

Headline
Ternak sapi di Desa Mangkol Kabupaten Bangka Tengah suspek tertular virus Penyakit Kuku dan Mulut (PMK). ANTARA (Aprionis)Ternak sapi di Desa Mangkol Kabupaten Bangka Tengah suspek tertular virus Penyakit Kuku dan Mulut (PMK). ANTARA (Aprionis)

Pantau – Sebanyak 877 ekor sapi di Pulau Bangka Belitung suspek terjangkit virus penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepualaua Babel, Junaidy, di Pangkalpinang, Sabtu, 14 Mei 2022.

“Ternak sapi lima kabupaten/kota di Pulau Bangka sudah suspek PMK,” kata Junaidy.

Sapi-sapi yang suspek PMK itu tersebar beberapa kabupaten yakni, Kabupaten Bangka Tengah 342, Bangka 169, Bangka Barat 5, Bangka Selatan 25 dan Kota Pangkalpinang 336 ekor sapi.

“Kami sudah mengambil sampel darah sapi suspek PMK ini untuk dikirim ke Laboratorium Pen Puspa di Jawa Timur, untuk memastikan apakah sapi ini sudah tertular virus PMK atau belum,” katanya.

Menurut Junaidy, secara klinis, ratusan sapi ini sudah menunjukkan gejala kuat PMK. Namun, untuk memastikannya, perlu ada hasil dari uji laboratorium.

“Saat ini kita belum menerima laporan ternak sapi di Pulau Belitung yang suspek PMK ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, hasil 536 sampel darah sapi di Kabupaten Bangka, Bangka Tengah dan Bangka Selatan yang dikirim ke Laboratorium Pen Puspa di Jawa Timur beberapa waktu lalu sudah keluar hasilnya dan dinyatakan ratusan sapi itu positif PMK.

“Jika ratusan sampel darah sapi ini positif (877 ekor), maka Pulau Bangka sudah terjadi wabah PMK,” kata Junaidy.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Aries Setiawan
Penulis
Aries Setiawan