Pantau Flash
Uji Coba Pengaspalan Lintasan Formula E Monas Dilakukan
SBY Sebut Museum dan Galeri Seni di Pacitan adalah Amanah Ani Yudhoyono
Persija Siapkan Amunisi Terbaik Hadapi Geylang International
Polisi Periksa 6 Orang Terkait Tewasnya Siswa-siswi di Sungai Sempor
Korsel Konfirmasi 146 Kasus Baru Virus Korona

Ray Rangkuti: Rekonsiliasi Tak Pantas Ditukar dengan Proses Hukum

Ray Rangkuti: Rekonsiliasi Tak Pantas Ditukar dengan Proses Hukum Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. (Foto: Antara)

Pantau.com - Pengamat politik Ray Rangkuti menegaskan upaya kubu Prabowo Subianto meminta pembebasan sejumlah pendukungnya sebagai syarat terjadinya rekonsiliasi politik, merupakan tindakan yang tidak pantas.

"Jujur saya mengecam betul kehendak rekonsiliasi ini dengan barter proses hukum, itu tidak pantas," kata Ray dalam diskusi bertema Menakar Isyarat Calon Kabinet Jokowi, yang diselenggarakan Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Pemerintahan Bersih, di kantor Formappi, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Baca juga: Habib Rizieq Disuruh Pulang Sendiri, FPI Tegas Minta Moeldoko Diam

Ray mengatakan proses hukum yang berjalan terhadap pendukung Prabowo harus diselesaikan hingga pengadilan. Jika memang seluruhnya tidak cukup bukti untuk dinyatakan bersalah maka biarkan diputuskan pengadilan.

"Proses hukumnya harus dibuktikan di pengadilan. Bagaimana seorang pemimpin membarter kasus untuk rekonsiliasi," tegas dia.

Baca juga: FPI Minta Pemerintah Tanggung Jawab Bayar Denda Overstay Habib Rizieq

Ray pribadi meyakini penangkapan beberapa orang oleh pihak kepolisian selama masa Pilpres 2019, tidak disertai bukti yang cukup kuat. Namun demikian dia menekankan agar seluruh proses hukum itu diserahkan kepada pengadilan.

"Biarkan pengadilan membuktikan apakah bersalah atau tidak," jelas dia.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Nasional

Berita Terkait: