Pantau Flash
Kemenparekraf Peringkat Pertama Anugerah KIP Kategori Menuju Informatif
Mentan SYL Resmikan Penggilingan Padi dan Salurkan Bantuan di Bulukumba
COVID-19 RI Pecah Rekor Lagi! Kasus Positif Naik 6.267 dengan Total 534.266
Polisi Bakal Panggil Pihak RS Ummi Diduga Halangi Satgas Soal Swab HRS
Survei SMRC: Mayoritas Publik Tak Mau Tunda Pilkada 2020

Rekonstruksi Pembunuhan Ayah-Anak, Sugeng Usul Kebakaran Pakai Obat Nyamuk

Rekonstruksi Pembunuhan Ayah-Anak, Sugeng Usul Kebakaran Pakai Obat Nyamuk Rekonstruksi Pembunuhan Suami-Anak Tiri Di Apartemen Kalibata (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Rekonstruksi pembunuhan terhadap Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23) yang didalangi Aulia Kesuma menemukan fakta baru, terkait cara menghilangkan jejak dengan membakar kendaraan menggunakan obat nyamuk bakar.

Dalam adegan ke 15-B, ide tersebut muncul dari otak salah satu eksekutor yakni Muhammad Nur Sahid alias Sugeng.

Dalam adegan yang berlokasi di kawasan Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan, atau tepatnya di lahan parkir tower mawar, Sugeng sempat mengutarakan idenya kepada para tersangka lainnya.

Baca juga: Aulia Kesuma Usai Membunuh: Lega, Saya Sempat Ucapkan Alhamdulillah

Dalam hal ini, para tersangka yakni, Aulia Kesuma, Kalvin, Kusmawanto Agus dan dua orang calon eksekutor lainnya.

"Menggunakan obat nyamuk saja," kata Sugeng.

Mendengar ide itu, Aulia Kesuma sebagai otak kejahatan sempat melontarkan pertanyaan kepada Sugeng lantaran kurang merasa yakin dengan cara tersebut.

"Yakin pakai obat nyamuk," tanya Aulia.

Baca juga: Curahan Hati Aulia Kesuma Soal Anak Tiri, dari Narkoba hingga Ancaman

Sugeng yang mendengar pertanyaan itu pun langsung meyakinkan Aulia bahwa cara tersebut merupakan hal yang paling tepat untuk menghilangkan jejak dan membuat seolah-olah kedua korban tewas akibat terbakar.

Dalam adegan itu juga Sugeng sempat mempraktekkan cara membakar mobil dengan menggunakan obat nyamuk sebagai pemantiknya.

"Yakin bu, seperti ini," kata Sugeng.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: