Pantau Flash
Alami Pneumonia Akibat Korona, Musisi jazz Ellis Marsalis Meninggal Dunia
WP KPK Tolak Wacana Pembebasan Napi Koruptor Dampak Pandemi Korona
Penanganan COVID-19 di Jakarta Disebut Lebih Baik dari Jabar dan Banten
PSI pada Jokowi: Mudik Harus Dilarang, Kalau Imbauan Saja Tak Akan Efektif
Update COVID-19 3 April: 1.986 Kasus Positif, 134 Sembuh, 181 Meninggal

RS Darurat Wisma Atlet Terapkan 'Visit Video Call', Apa Itu?

RS Darurat Wisma Atlet Terapkan 'Visit Video Call', Apa Itu? Penampakan dari gedung Wisma Atlet Kemayoran. (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

Pantau.com - Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono mengatakan Rumah Sakit (RS) Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta menerapkan sistem self-handling dengan memanfaatkan teknologi bertajuk visit video call.

"Kami ingin juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa rumah sakit ini berbeda dengan rumah sakit-rumah sakit yang lain. Rumah sakit ini menerapkan sistem pelayanan self-handling, dengan sistem visit video call," kata Mayjen Eko dalam konferensi pers di BNPB Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Baca juga: Jika Pasien Melonjak, RS Darurat Wisma Atlet Operasikan 2 Tower Tambahan

Sistem lainnya yang diterapkan, lanjut dia, adalah karantina mandiri dan juga membatasi kontak dengan petugas yang bertugas di rumah sakit tersebut.

Lebih lanjut, Eko kembali mengingatkan bahwa RS Darurat hanya menangani pasien dengan kondisi ringan hingga sedang.

"Yang ketiga, limitasi kontak dengan petugas, dan keempat, apabila makin memberat maka akan dirujuk ke RS rujukan seperti RSPI Suliyanti Saroso dan RSUP Persahabatan," sebut Eko.

Eko juga mengatakan, masyarakat yang merasakan gejala dan melakukan kontak langsung dengan pasien positif COVID-19 sebelumnya, dapat memeriksakan diri secara mandiri di RS Darurat.

"Bila alami gejala dan kontak dengan yang terpapar, bisa laporan mandiri, atau hubungi call center 119," kata dia.

Baca juga: Menkes: RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran untuk Tangani Pasien Gejala Ringan

"Kami juga menerima rujukan rumah sakit lain, bisa disalurkan dengan syarat telah pemeriksaan awal (dari rumah sakit sebelumnya)," ujarnya melanjutkan.

Sementara itu, jumlah pasien terkini yang dirawat di RS Darurat COVID-19 telah mencapai angka 208 orang hingga Kamis (26/3) pagi.

Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet sendiri resmi beroperasi sejak Senin (23/3) pukul 17.30 WIB dengan 78 pasien pertama yang dirawat di sana. RS ini merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir membludaknya pasien di rumah sakit-rumah sakit rujukan.

Sedangkan, per Rabu (25/3), pemerintah menyatakan terdapat 790 kasus positif COVID-19 dengan pasien meninggal dunia sebanyak 58 orang dan sembuh sebanyak 31 orang.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: