Pantau Flash
Gempa Berkekuatan 5,5 SR di Pangandaran Membuat Panik Warga Sukabumi
Ahmad Sahroni: Penangkapan Gus Nur Berdasarkan Bukti-bukti Jelas
Takaaki Nakagami Raih Pole Position MotoGP Teruel di Aragon
Ade Yasin Bakal Batasi Kendaraan di Jalur Pucak saat Libur Panjang Nanti
Duh, Kepulauan Riau Kekurangan Ventilator untuk Pasien COVID-19

RSUD Penuh, Rumah Dinas Bupati Jadi Tempat Merawat Pasien COVID-19

RSUD Penuh, Rumah Dinas Bupati Jadi Tempat Merawat Pasien COVID-19 Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dominikus Minggu Mere. (ANTARA/ Benny Jahang)

Pantau.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende, Nusa Tenggara Timur tidak mampu menampung pasien COVID-19 yang terus meningkat. Hal itu membuat rumah jabatan bupati dan mess Kodim 1602 Ende disulap jadi lokasi perawatan.

Demikian dikatakan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dominikus Minggu Mere kepada wartawan di Kupang, Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Spesialis Gizi Dorong Peningkatan Asupan Sayur dan Buah saat Pandemi

Dominikus Minggu Mere mengatakan hal itu terkait penanganan pasien positif COVID-19 di Kabupaten Ende yang terus meningkat.

Kabupaten Ende di Pulau Flores itu hingga Kamis (17/9/2020) memiliki 61 kasus positif COVID-19 dari sebelumnya 80 kasus terkonfirmasi positif COVID-19.

Sementara 19 orang lainnya sudah dinyatakan sembuh dari paparan virus corona jenis baru atau COVID-19.

Baca juga: Ternyata Mengonsumsi Daging Merah Juga Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh

"Apabila melihat jumlah kasus di Kabupaten Ende yang terus meningkat tentu tidak bisa semua dirawat di RSUD Ende, karena kapasitas ruangan perawatan yang ada juga terbatas," kata Dominikus Minggu Mere.

Ia menambahkan, gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 di Kabupaten Ende telah menetapkan dua lokasi sebagai tempat karantina pasien positif COVID-19 yaitu rumah jabatan bupati dan mess Kodim 1602 Ende.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: