Pantau Flash
5 Orang Meninggal Korban Longsor di Manado
BNPB Umumkan Korban Meninggal Akibat Gempa Majene Sebanyak 46 Jiwa
Jakarta Catatkan Kasus Baru COVID-19 Terbanyak, Sulawesi Barat Nihil
Leo/Daniel Kalah, Ganda Putra Indonesia Gagal Melaju ke Final Thailand Open
Gempa Bumi Tektoknik Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Rumah Pejabat Dinkes di MT Haryono Dibakar OTK, 2 Mobil Ludes Dilahap Api

Rumah Pejabat Dinkes di MT Haryono Dibakar OTK, 2 Mobil Ludes Dilahap Api Petugas melakukan identifikasi di antara puing rumah dan kendaraan Masduki yang ludes dilalap api. (Foto: Antara)

Pantau.com - Rumah pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Masduki, Kamis (3/12/2020) dini hari diduga dibakar orang tak dikenal saat seluruh penghuni rumah tertidur pulas pada pukul 02.30 WIB.

Kendati tidak sampai menyebabkan korban jiwa, dua unit mobil dan satu unit sepeda motor dinas Masduki yang diparkir di garasi rumah ludes dilalap si jago merah.

"Saya sudah beberapa kali mendapat teror dan ancaman sejak sebulan sebelum kebakaran ini terjadi," kata Masduki menceritakan.

Ia yakin kebakaran itu bukan kecelakaan, tetapi disengaja oleh orang-orang yang tidak senang atau dendam pada dirinya karena profesi serta tugas yang dia emban selama ini. "Saya juga sadar ini sudah menjadi risiko pekerjaan saya," katanya.

Masduki merupakan pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dengan kedudukan sebagai Kepala Seksi Perbekalan dan Farmasi.

Baca juga: Kediaman Orangtua Mahfud MD Digeruduk, GP Ansor Ambil Langkah Taktis

Tugas-tugasnya banyak bersinggungan dengan peredaran narkoba, kosmetik ilegal, obat/jamu yang tidak memiliki izin produksi maupun izin edar, serta obat-obat berbahaya lainnya.

"Sebenarnya ancaman dan teror yang saya alami ini sudah diadukan ke polisi," ujarnya.

Ia bercerita, pernah pada tengah malam rumahnya dikunjungi oleh dua orang tak dikenal. Mereka mengatakan bahwa dirinya akan menerima musibah. "Sebulan lalu ada ancaman tengah malam, ada orang mencet bel rumah dan ngomong kalau saya akan celaka," tutur Masduki.

Merasa terusik dan terancam keselamatannya Masduki kemudian melaporkan kedua orang tak dikenal itu ke lingkungan. Para pelaku saat itu diamankan di rumah Ketua RT setempat, dan selanjutnya dibawa ke kantor Polsek Tulungagung Kota.

Saat kebakaran, Masduki hanya berdua dengan istrinya. Anak-anaknya kebetulan sedang berada di Surabaya. Dia mengaku tertidur, dan terbangun saat mendengar suara benda seperto dilempar yang diikuti kobaran api. "Sempat terdengar ledakan saat api membakar rumah," katanya.

Baca juga: Ditangkap Bareskrim di Bogor, Ustadz Maaher Jadi Tersangka Kasus UU ITE

Masduki bersaksi, kebakaran berasal dari mobil di bagian depan rumah. Dirinya lalu menyelamatkan diri melalui bagian belakang rumah, dengan naik genteng rumah tetangganya yang berada di sebelah timur rumahnya.

"Saya naik genting rumah pak Gatot. Jendela itu (rumah) sudah meledak semua," katanya.

Masduki sebenarnya sudah berencana memasang CCTV di depan rumahnya. Namun belum sempat dipasang, rumahnya keburu dibakar orang. Saat kebakaran terjadi, pagar rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Petugas pemadam kebakaran harus mendobrak pagar untuk memadamkan api.

Akibat kebakaran tersebut, tiga unit kendaraan bermotor yang terdiri dari Mitsubhisi tahun 2020 X-pander nopol AG 1569 TM, Honda Jazz tahun 2006 nopol AG 1916 TS dan sebuah motor dinas Honda Revo AG 3929 RP, ludes terbakar hingga menyisakan kerangka mesin saja.

Setelah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB, petugas Inafis dari Polres Tulungagung segera melakukan olah TKP, untuk mencari petunjuk penyebab kebakaran.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: