Pantau Flash
7 Siswa Lemdikpol Polri di Sukabumi Dinyatakan Positif Korona
Pesawat Lionair Misi Medis Meledak di Filipina, Seluruh Penumpang Tewas
Olimpiade Ditunda, Jepang Pertanyakan Siapa yang Akan Bayar Tagihan
Bogor Siapkan Dua Skenario Lockdown Berkaca dari DKI Jakarta
Dua Pasien RS Darurat Wisma Atlet Meninggal Dunia

Saat di Bandara Ditanya Isi Koper Malah Jawab Bom, Simson Diciduk Polisi

Saat di Bandara Ditanya Isi Koper Malah Jawab Bom, Simson Diciduk Polisi Pihak kepolisian sedang memeriksa isi koper dari penumpang yang menyebut kata bom di Bandata EL Tari. (Dok Polres Kupang Kota)

Pantau.com - Petugas keamanan Bandara El Tari Kupang mengamankan Simson Pong (42) seorang warga Kota Kupang di bandara El Tari Kupang karena menyebut kata bom saat diperiksa.

"Kami sudah amankan penumpang tersebut, termasuk kami periksa sejumlah saksi terkait kasus penyebutan kata bom itu," kata Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha, kepada wartawan di Kupang, Kamis malam (27/2/2020).

Baca juga: Pemukul Sopir Ambulans di Bintaro Kini Berstatus Tersangka

Ia mengatakan bahwa diamankannya Simson Pong karena adanya kesalahpahaman, karena penumpang tersebut spontan mengatakan ada bom di kopernya saat digeledah oleh petugas Bandara El Tari Kupang.

Beberapa saksi yang ikut diperiksa oleh pihak kepolisian seperti petugas bandara dan satpam Bandara Internasional El Tari itu.

Ia menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika Simson yang pekerjaannya adalah seorang anggota Satpam itu hendak terbang ke Denpasar Bali, dengan pesawat Lion Air JT 0925.

Ia membawa satu koper dan berniat dibawa masuk ke kabin, namun saat ditimbang ternyata beratnya lebih dari yang ditetapkan oleh pihak maskapai penerbangan.

Petugas cek in pun menanyakan apa isi dari koper itu. Dia menjawab bahwa isi kopernya hanya pakaian. Namun karena petugas cek in tak yakin betul, Simson kembali ditanya hal yang sama.

Simson yang ditemui di Mapolres Kupang ketika sedang diinterogasi mengaku kesal karena ditanya sampai dua kali oleh petugas cek in.

"Saya jengkel karena dia (petugas cek in) main tanya apa isi koper saya. Di pertanyaan kedua kalinya, Saya spontan jawab kalau koper ada isi pakaian dan bom," ujarnya.

Baca juga: Polisi Beberkan Perkembangan Terbaru Kasus Narkoba Lucinta Luna

Mendengar kata bom petugas cek pun langsung melapor ke POM AU sehingga langsung diinterogasi sebelum diserahkan ke Polres Kupang Kota.

Saat tiba di Mapolres Kupang Kota, Simson diinterogasi petugas unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Sat Reskrim Polres Kupang Kota.

Polisi kemudian menggeledah isi koper hitam milik Simson. Dalam koper ditemukan Alkitab warna coklat dan pakaian serta sertifikat Satpam yang dikeluarkan Polda NTT.

Akibat perbuatannya sendiri Simson pun batal ke Denpasar dan tiket yang sudah dibelinya terpaksa kedaluwarsa.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: