Pantau Flash
Ribuan Buruh Terobos Barikade, Polisi: Aksi Boleh Panas tapi Kepala Harus Dingin
Kala Jokowi Beli Jaket Boomber Motif Tenun Dayak Sintang, Langsung Dipakai!
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran di Tambora, Polisi Turun Tangan
Pesan Khusus Sri Sultan HB X kepada Ridwan Kamil Sangatlah Bijak
BNPB Sebut Pengungsi Erupsi Semeru Meningkat Jadi 3.657 Orang

Salah Satu Capim KPK Beri Sinyal Positif Soal Revisi UU KPK

Salah Satu Capim KPK Beri Sinyal Positif Soal Revisi UU KPK Capim KPK Nawawi Sedang Jalani Fit and Proper Test (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Satu calon pimpinan KPK, bernama Nawawi Pamolonga memberikan sinyal positif kepada terhadap revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. Salah satu poin dalam Revisi UU KPK yakni soal SP3 ia mengaku setuju dengan hal tersebut untuk dimunculkan di lembaga antirasuah tersebut.

"Saya setuju itu misalnya soal SP3 (penghentian penyidikan)," ujar Nawawi saat uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Baca Juga: Komisi III Lanjutkan Fit And Proper Test Capim KPK

Nawawi mengungkapkan, pelarangan SP3 dalam proses penyidikan KPK tertuang dalam pasal 40 UU 30/2002.

Menurutnya, dampak dari tidak adanya SP3 dalam penyidikan KPK sangat berat. Ia menilai bukan cuma satu individu, tetapi satu keluarga bahkan karir seseorang bisa rusak jika hanya menjadi tersangka seumur hidupnya.

"Jangan gantung orang sampai mati dia tersangka gitu, dia punya anak istri keluarga dan segalanya, jabatannya habis gara-gara status tersangka itu, barangkali ada yang sampai mati melekat status tersangka itu," jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya, dengan adanya SP3 bagi KPK nantinya penegakan hukum akan dinamis. Pasalnya, dengan SP3 pun tidak membuat proses penegakan hukum berhenti sepenuhnya.

Baca Juga: Buya Syafii Usul Wewenang DPR Dikurangi dalam Seleksi Capim KPK

"Kalau you cari-cari orang punya salah nggak dapat, SP3 dia Pak. Kalau lusa ketemu barang bukti baru anda kan bisa tetapkan lagi status tersangka itu," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: