Pantau Flash
Mantap! DKI Jakarta Catat Angka Kesembuhan Harian Covid-19 Tertinggi
Wagub DKI Jakarta Rangkul Ormas untuk Jaga Stabilitas Ibu Kota, Sebut Bentuk Kolaborasi dengan Pemerintah
Pemerintah Turunkan Harga PCR Rp275 Ribu, Langsung Berlaku Mulai Hari Ini
Ribuan Ormas di Jakarta Deklarasikan Diri untuk Amankan Ibu Kota pada Pemilu 2024
Sah! Harga PCR Resmi Turun Jadi Rp275 Ribu, di Luar Jawa-Bali Rp300 Ribu

Sandiaga Uno Beberkan Peran Oposisi dalam Sistem Demokrasi

Sandiaga Uno Beberkan Peran Oposisi dalam Sistem Demokrasi Sandiaga Uno. (Foto: Antara/M Ibnu Chazar)

Pantau.com - Pengusaha dan Politisi dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno, mengatakan peran oposisi dibutuhkan untuk mengawasi kebijakan yang diambil pemerintah sekaligus memberikan alternatif solusi dalam pembangunan.

Ia dalam diskusi dalam peluncuran buku #KamiOposisi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2020), mengatakan dalam oposisi melekat peran checks and balances. Namun, menjadi oposisi haruslah memiliki kecerdasan pola pikir. Bukan sekedar oposisi yang berani menyatakan diri berbeda tanpa memberikan solusi.

Baca juga: Sandiaga 'Sentil' Sri Mulyani: Jangan Coba Bangun Narasi Lain!

Selain itu, menurut dia, tugas oposisi bukan memperuncing perbedaan kepentingan yang ada sehingga berdampak pada struktur masyarakat yang diwakili di bawah.

Dalam sistem demokrasi, kata Sandiaga, menjadi oposisi adalah bagaimana menjadi orang-orang yang kredibel dan konstruktif.

Ia menambahkan, berdasarkan data yang dikumpulkannya, sebanyak 60 persen masyarakat Indonesia ingin ada sebuah kelompok yang dapat memberikan checks and balances. "Ini angka yang saya kumpulkan selama ini," kata Sandiaga. 

Baca juga: Sandiaga Uno Angkat Bicara Soal Sinyal Capres 2024 Pengganti Jokowi

Selain itu, oposisi berperan penting dalam menyuarakan aspirasi misalnya betapa pentingnya menciptakan lapangan pekerjaan dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

"Dan di sini, checks and balances-nya akan dimainkan oleh teman-teman di #KamiOposisi ini. Ini sebuah branding yang kuat, menurut saya," kata Sandiaga.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: