Pantau Flash
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020

Sempat Kabur ke 2 Kota, Polisi Ringkus Pelaku Penusukan Hilarius Rodja

Sempat Kabur ke 2 Kota, Polisi Ringkus Pelaku Penusukan Hilarius Rodja Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Perburuan terhadap pelaku penusukan terhadap Hilarius Ladja (31) di kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara, membuahkan hasil. Seorang tersangka berhasil dibekuk usai sempat melarikan diri ke bebarapa daerah.

"Sudah kami amankan satu orang," ucap Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Hardi saat dikonfirmasi, Kamis (4/7/2019).

Baca juga: Polisi: Pria Korban Penganiayaan di Ancol Alami 9 Luka Tusukan

Namun, Budhi enggan menjelaskan secara merinci terkait identitas dan kronologi penangkapan terhadap tersangka. Hanya saja, Budhi mengatakan tersangka disebut sempat melarikan diri dari kejaran polisi ke daerah Bandung dan Yogjakarta.

"Setelah melakukan aksi penusukan itu, pelaku sempat kabur ke Bandung dan ke wilayah Jogja," ungkap Budhi.

Terkait dengan motif tersangka dalam insiden penusukan itu, Budhi menyebut saat ini pihaknya masih menggali keterangan dari tersangka untuk mengetahui hal itu.

"Tersangka masih diperiksa (dalami motif)," pungkas Budhi.

Diberitakan sebelumnya, Hilarius Ladja (30) meregang nyawa dengan sembilan luka tusuk pada Minggu, 30 Juni 2019. Aksi penganiayaan yang menimpa Hilarius terjadi di Pantai Beach Pool Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Baca juga: Polisi Klaim Kantongi Pelaku Penganiayaan Hilarius Ladja di Ancol

Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi, aksi penganiyaan itu terjadi kala korban yang tengah bersantai di lokasi bersama beberapa rekannya, secara tiba-tiba diserang tanpa sebab oleh kelompok tak dikenal.

Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana

Berita Terkait: