Pantau Flash
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona
Uji Coba Pengaspalan Lintasan Formula E Monas Dilakukan
SBY Sebut Museum dan Galeri Seni di Pacitan adalah Amanah Ani Yudhoyono
Persija Siapkan Amunisi Terbaik Hadapi Geylang International

Sempat Turun Peringkat 2, Polusi Jakarta Kembali Rebut Tempat Pertama

Headline
Sempat Turun Peringkat 2, Polusi Jakarta Kembali Rebut Tempat Pertama Polusi udara Jakarta (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Pantau.com - Jelang hari peringatan ulang tahun ke-74 Republik Indonesia kualitas udara di ibu kota pada Jumat siang pukul 13.30 WIB terburuk di dunia dengan angka 176 atau masih termasuk pada kategori tidak sehat dengan parameter PM2.5 konsentrasi 104 ug/m3 berdasarkan US Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara.

Berdasarkan laman resmi AirVisual, kualitas udara di DKI Jakarta mengalahkan Dubai, United Arab Emirates pada angka 163 dengan konsentrasi parameter PM2.5 sebesar 279.4 ug/m3.

Baca juga: Jakarta Turun Peringkat 2 Kota Paling Berpolusi di Dunia, Dubai Peringkat 1

Di posisi ketiga Dhaka, Bangladesh dengan catatan angka sebesar 127 atau masuk dalam kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 46.2 ug/m3.

Selanjutnya, Shanghai, China juga mencatat kualitas udara kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan AQI sebesar 114, sementara konsentrasi PM 2,5 di wilayah itu adalah 42 ug/m3.

Sementara itu, kualitas udara di Santiago, Chile kualitas udaranya juga masih tergolong tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan indeks kualitas udara pada angka 108 dan PM2,5 sebesar 38.5 ug/m3.

Baca juga: 5 Ancaman Kesehatan Menurut WHO, Polusi Udara Duduki Peringkat Satu!

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: