Pantau Flash
Erick Thohir Minta BUMN dan Swasta Bersaing Bangun Indonesia
Sri Mulyani: Diskon Harga Tiket Pesawat Bisa Mencapai 50 Persen
Komisi I DPR Setuju Pemerintah Terima Hibah Alutsista dari Amerika Serikat
Aljazair Umumkan Kasus Virus Korona Pertama di Negaranya
Hasil Liga Champion Semalam: Bayern Berpesta, Barca Tertahan

Seorang Anggota Brimob Terluka Setelah Ditembak KKB Papua

Headline
Seorang Anggota Brimob Terluka Setelah Ditembak KKB Papua Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, kembali melakukan penembakan terhadap aparat keamanan dan saat ini dilakukan kepada anggota Brimob yang saat itu sedang melakukan pembersihan sekitar pos atau kurvey di Kenyam, Kabupaten Nduga.

"Memang benar Sabtu (11/1/2020) sekitar pukul 06.50 WIT terjadi penembakan terhadap anggota brimob yang sedang kurvey di sekitar pos hingga menyebabkan satu anggota terluka dibagian kaki," katanya.

Baca juga: Letupan Senjata Api di Tembagapura Papua Diduga Ulah KKB

Kondisi korban stabil dan saat ini sudah dievakuasi ke Timika untuk mendapat perawatan intensif, kata Irjen Pol Waterpauw kepada Antara, di Jayapura.

Diakui, sesaat setelah penembakan sempat terjadi kontak tembak namun KKB langsung melarikan diri ke dalam hutan.

Dengan masih terus terjadinya aksi penyerangan yang dilakukan KKB terhadap aparat keamanan maka pihaknya berharap pemda setempat mengambil langkah proaktif mengingat KKB juga bagian dari warganya.

TNI-Polri akan mengambil langkah tegas terhadap kelompok tersebut karena sudah sangat meresahkan termasuk membuat masyarakat ketakutan.

“Hanya anggota TNI-Polri yang memegang senjata api itupun tidak semua anggota, “ kata mantan Kapolda Sumut seraya menegaskan warga sipil dilarang membawa senpi.

Baca juga: Satu Prajurit TNI Gugur saat Kontak Senjata dengan KKB di Perbatasan PNG

​​​​​​​Bharatu Luki, anggota Polda Maluku yang di BKO ke Polda Papua tertembak dibagian kaki dan dijadwalkan Minggu, 12 Januari dievakuasi ke Jakarta.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Kontributor - RYN
Category
Nasional

Berita Terkait: