Pantau Flash
MenkumHAM Siap Hadapi Gugatan Tommy Soeharto Soal Partai Berkarya
Polri Limpahkan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra ke Kejaksaan
Jokowi: Dibandingkan Kematian Rata-rata Dunia, Kita Masih Lebih Tinggi
Jokowi Perintahkan Rencana Vaksinasi COVID-19 Rampung dalam 2 Pekan
Gempa M 5,3 Guncang Sumba Barat NTT, Terasa hingga Denpasar dan Mataram

Sepasang Kekasih Jadi Penjambret, Hasil Curian untuk Makan dan Narkoba

Sepasang Kekasih Jadi Penjambret, Hasil Curian untuk Makan dan Narkoba Polres Singkawang menggelar konferensi pers pengungkapan kasus jambret di 15 TKP (ANTARA/Rudi)

Pantau.com - Polisi mengamankan sepasang kekasih berinisial AP dan TS lantaran menjadi pelaku jambret di 15 TKP. Dari pengakuan tersangka, uang hasil menjambret akan dipakai untuk makan dan membeli narkoba.

"Pengungkapan kasus ini berawal dari kami menerima laporan dari masyarakat dan melakukan pencarian barang bukti," kata Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Tri Prasetiyo dalam keterangan press rilisnya, Rabu (16/9/2020).

Berdasarkan penyelidikan, maka ditemukanlah sepasang kekasih ini yang diduga sebagai pelakunya.

Baca juga: Sabu-sabu di Dalam Kemasan Pasta Gigi Gegerkan Lapas Kelas I Palembang

Oleh sebab itu, dilakukan penangkapan terhadap sepasang kekasih ini, kemudian dibawa ke Mapolres Singkawang sekaligus ditunjukkan barang bukti beberapa ponsel sesuai keterangan saksi. Barulah mereka mengakui jika barang bukti tersebut mereka yang mengambilnya.

"Menurut pengakuan tersangka berinisial AP, sudah melakukan penjambretan sebanyak 15 kali dengan TKP yang berbeda. Di mana 9 di antaranya dia lakukan bersama pacarnya TS," ujarnya.

Terhadap kedua tersangka yang merupakan sepasang kekasih ini, telah didapatkan sejumlah barang bukti di 5 TKP.

"TKP pertama di depan Gereja Jalan Stasiun Kelurahan Pasiran, Jalan Tsafiudin Kelurahan Pasiran, depan Bengkel Wahana Jalan GM Situt, Jalan Antasari Kelurahan Pasiran dan Jalan Jalil Tata Kelurahan Melayu," ungkapnya.

Korban, katanya, adalah rata-rata perempuan yang sedang mengendarai kendaraan membawa tas lalu diambil paksa. Bahkan ada satu TKP, di mana korbannya sampai terjatuh dari sepeda motor.

Kepada tersangka yang merupakan sepasang kekasih ini akan dikenakan dengan pasal pencurian dengan pemberatan yaitu Pasal 365 ayat 1 dan 2 KUHP dan diancam hukuman penjara maksimal 12 tahun.

"Dan kami Subsiderkan ke Pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa," jelasnya.

Baca juga: Di Tengah Pandemi, Bea Cukai Kendari Cetak Quattrick Penindakan Narkoba

Kedua tersangka ini, menurutnya, adalah pelaku utama dan hasil kejahatan ini memang mereka nikmati berdua.

"Bahkan tersangka laki-laki berinisial.AP adalah merupakan residivis karena pernah melakukan hal serupa yang keempat kalinya," ujarnya.

Sementara tersangka AP mengaku hasil jambret digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan selebihnya untuk dibelikan narkoba. "Hasilnya untuk makan dan narkoba juga," katanya.

Meski demikian, dia mengaku menggunakan narkoba masih terbilang baru. "Baru saya menggunakan narkoba," ujarnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: