Pantau Flash
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Siscae Akui Lakukan Adegan Asusila di Sejumlah Wilayah di Yogyakarta
Ribuan Kader NU Berdoa untuk Sukseskan MotoGP Sirkuit Mandalika 2022
Presiden Jokowi Perintahkan Pengerahan Bantuan Kesehatan dan Logistik untuk Korban Erupsi Semeru
BPBD Lumajang Sebut Ribuan Orang Mengungsi dan Ratusan Orang Luka-Luka Akibat Erupsi Semeru
BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Terjadi Banjir Rob di Pesisir Sulawesi Selatan Pada 5-7 Desember 2021

Sindikat Narkoba Jaringan Malaysia Diungkap, Belasan Pengedar Dibekuk

Sindikat Narkoba Jaringan Malaysia Diungkap, Belasan Pengedar Dibekuk

Pantau.com - Sindikat atau kartel peredaran nakotika jaringan internasional asal Malaysia berhasil dibongkar. Dalam pengungkapan itu, sedikitnya 7 kelompok dengan total 12 tersangka berhasil dibekuk. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan tujuh kelompok itu dipimpin oleh seseorang atau Mr.X yang masih diburu keberadaanya. Kelompok itu, sambungnya, bermain untuk wilayah Malaysia-Pontianak dan Jakarta.

"Dia (Mr.X) kendalikan beberapa agennnya dia. Dia punya agen yang bisa edarkan narkotika itu," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Jaringan Narkoba Malaysia Tertangkap, 3 Koper Berisi Sabu Ditemukan

Tercatat, dari belasan tersangka yang diamankan, sekitar 17,98 kg sabu dan 4.132 butir ekstasi berhasil disita. Selain itu, penangkapan belasan tersangka itu terjadi beberapa wilayah, mulai dari apartemen di Jakarta Utara hingga Jakarta Selatan, serta mini marker di Sunter, dan dipinggir jalan kawasan Jakarta Timur.

"Penangkapan itu sendiri berlangsung dari 31 Juli hingga tanggal 8 September. Selain itu, tersangka yang diamankan yakni HW, F, S, RA, E, AY, HW, HP, I, RY, YP dan TWS," kata Argo.

Baca juga: Pemeriksaan Ketum FPI Ahmad Sobri Berkaitan Dugaan Makar Eggi Sudjana

Terpisah, Kasubdit 3 Ditres Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Iqbal Simatupang menambahkan para tersangka menyebut baru beberapa kali bertransaksi narkotika dengan sosok pengendali peredaran narkoba itu.

"Para tersangka mengaku baru beberapa kali melakukan transaksi narkotika dengan DPO Mr.X yang saat inu masih berada di Jakarta," kata Iqbal.

Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) UU nomor 35/2009 tentabg narkotika. Seluruh tersangka terancam hukuman penhara seumur hidup.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: