Pantau Flash
China Luncurkan Produksi Obat Anti Virus Korona Pertama
Hasil Survei: Ahok Unggul Atasi Banjir-Macet Ketimbang Anies
Ahsan/Fajar Bawa Indonesia Juara Badminton Asia Team Championships 2020
Andre Rosiade Grebek Prostitusi Online, Gerindra: Itu Tidak Salah
5.518 SPBU Akan Dipasang Digital Nozzle

Sindir Pimpinan KPK, Desmond: Mereka Brengsek Apa Bedanya dengan DPR!

Sindir Pimpinan KPK, Desmond: Mereka Brengsek Apa Bedanya dengan DPR! Penutupan logo KPK dengan kain hitam (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Wakil Ketua Komisi III di DPR RI Desmond Mahesa berharap ajang uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test ) tidak menjadi ajang main-main saja. Pasalnya, ia menilai ketika calon pimpinan melakukan fit and proper test, mereka selalu melemparkan kritik kepada KPK. Namun, ketika sudah terpilih justru mengkritik balik ke DPR.

"Setiap orang yang di-proper di Komisi III selalu mengkritik kelemahan-kelemahan KPK, tapi sesudah di dalam apa yang terjadi? Mereka tidak mau, mengubah. Ini kan suatu kebohongan sejak awal. Jadi ini lucu-lucuan saja jadinya," kata Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Baca Juga: RDPU: Komisi III Minta Penjelasan Pansel Soal Seleksi Capim KPK

Menurut Desmond memang menyampaikan kritik tidak ada salahnya. DPR melakukan kritik juga menurutnya bagian dari tugasnya. Hanya saja, berkaca dari uji kepatutan dan kelayakan sebelumnya para capim yang sudah mendapatkan posisi berubah seketika.

"Kalau dikritik gak ada masalah. Kalau di DPR kritik itu biasa saja gak ada masalah bagi saya. Tapi seolah-olah sesuatu yang dulu diomongkan di Komisi III pada saat di-proper, sesudah ini mereka udah dapat kendaraannya abis itu seolah-seolah ini pada brengsek ini kan omong kosong. Mereka itu juga apa bedanya dengan DPR, brengsek itu," ungkapnya.

Sementara sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menanggapi soal usulan pembentukan Dewan Pengawas KPK yang terdapat dalam draf usulan revisi Undang-Undang KPK (UU KPK).

Baca Juga: Wakil Ketua KPK Soal Revisi UU KPK: Lebih Baik Pengawasan Itu di Dalam

"Kalau kami diawasi dari luar memang betul akan ada check and balances, tetapi akan lebih perform kalau pengawas itu di dalam. Oleh sebab itu kan selalu di dalam manajemen modern itu ada yang namanya pengawas internal, internal audit," ucap Saut di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Minggu (8/9/2019).

Hal tersebut dikatakannya usai mengikuti aksi simbolik bersama pegawai KPK menutup logo KPK di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, jika revisi Undang-Undang KPK disetujui dan pimpinan KPK ke depan diisi orang-orang bermasalah.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: