SMPN 6 Bekasi Buka Suara soal Pelecehan Seksual yang Didemo Siswa

Headline
Siswa SMP demo atas kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan staf sekolah (foto: Tangkapan layar)

Pantau – Kasus pelecehan sekskual yang dilakukan oleh staf SMP 6 Bekasi didemo para siswa. Pihak SMPN 6 Bekasi buka suara.

“Betul, pelaku berinisial DP. Dia kerja di SMPN 6 Bekasi dari 2013, bulan Februari kalau enggak salah dia honorer. Kemudian 2019 diangkat sebagai pegawai TKK,” kata Humas SMPN 6 kota Bekasi, Alis Maryamah, Selasa (2/8/2022).

Ia mengatakan bahwa DP kerap mengirim video porno kepada korban-korbannya. Bahkan, ada yang diminta buka baju saat video call.

“Bentuk pencabulannya berupa chat, kiriman video porno, ada permintaan video call minta buka baju. Itu keterangan dari anak-anak, saya baru menemukan seperti itu. Ada juga yang dipegang tangannya, ada yang seperti dirangkul,” kata Alis.

Alis menjelaskan bahwa pelaku yang bertugas sebagai staf perpustakaan, DP mendapatkan kesempatan untuk mendekati korban saat tengah bertugas. Korban yang akan meminjam dan mengembalikan buku, yang akan didekati DP.

Dirinya mengatakan ada siswa yang dikirimkan pulsa sebesar Rp100 ribu.

“Jumlah korban ada belasan lebih, kemarin ada 7 korban yang merupakan alumni SMPN 6, kemudian tadi ada 4 orang,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, viral video sejumlah siswa berkumpul di depan sekolah di Bekasi, Jawa Barat. Para siswa tersebut memprotes kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di sekolah tersebut.

Seperti yang dilihat tim Pantau.com pada video yang beredar pada Selasa (2/8/2022) remaja dengan pakaian putih-biru tampak berkumpul di depan gerbang sekolah. Berdasarkan kabar yang beredar, pelecehan dilakukan oleh oknum staf sekolah di Bekasi.

Polisi sudah menyelidiki kasus tersebut. Polisi tengah mendalami kasus dugaan pelecehan yang diduga melibatkan staf sekolah tersebut.

“Sedang diselidiki,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki saat dihubungi, Senin (1/8/2022).

Tim Pantau
Editor
Renalya Arinda