Pantau Flash
Quartararo Tercepat di Hari Kedua Uji Coba Qatar
Ji Xinping: Perjuangan China Hadapi Korona Masih pada Tahap Genting
Apple Dikabarkan Tunda Peluncuran iPhone 9 Akibat Virus Korona
Komisioner KPAI Sitti Himawatty Minta Maaf Soal Hamil di Kolam Renang
Survei Indo Barometer: Prabowo Diunggulkan Jadi Capres 2024, Anies Kedua

Soal Ada Isu Intelijen Asing di Papua, Ini Kata Komisi I DPR

Soal Ada Isu Intelijen Asing di Papua, Ini Kata Komisi I DPR Gedung DPR (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis menegaskan semua pelaku atau pun dalang baik dari dalam negeri dan pihak asing di balik kerusuhan yang terjadi di Papua harus bertanggiung jawab dan diseret ke ranah hukum.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk keadilan bagi masyarakat di Papua.

"Semua pelaku, dalang, dan aktor intelektual baik di dalam maupun di luar negeri harus bertanggung jawab dan diseret ke pengadilan sebagai bentuk keadilan masyarakat Papua dan penegakan hukum di seluruh tanah air Republik Indonesia," kata Kharis kepada wartawan, Senin (2/9/2019).

Baca Juga: Kapolri: Kelompok Anarkis di Papua Ada Hubungan dengan Network Asing

Kharis mengungkapkan, bahwa Komisi I akan terus melakukan pengawasan terkait permasalahan Papua kepada mitra Komisi I yakni kementerian terkait dan juga BIN dan TNI. 

Ia menambahkan, pada Kamis pekan ini akan dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran mitra Komisi I untuk mengetahui dan mengatasi permasalahan di Papua.

"Insya Allah hari Kamis kami akan bahas bersama Menhan, Menlu, Menkominfo dan Kepala BIN sebagai mitra Komisi I DPR RI bagaimana solusi permasalahan Papua dan penyelesaiannya," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengakui bahwa kelompok masyarakat yang aksi anarkis di Papua dan Papua Barat memiliki hubungan dengan organisasi di luar negeri.

"Ada. Kita sama-sama tahu dari kelompok-kelompok ini ada hubungannya dengan network di internasional," kata Jenderal Tito di acara Hari Jadi Ke-71 Polwan, di Jakarta, Minggu (1/9/2019).

Baca Juga: LIPI Ungkap 4 Akar Masalah Konflik Papua

Polri saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menangani masalah tersebut. Menurut dia, pihak-pihak yang diduga menggerakan kericuhan di Papua sudah diketahui.

"Pihak-pihak yang diduga menggerakkan sudah dipetakan dan sedang didalami. Kalau misal terbukti (terlibat), akan ditindak secara hukum," ucapnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: