Pantau Flash
Jubir: Dari 81.668 Kasus Positif, DKI Tertinggi Laporkan Kasus Baru Korona
Akun Twitter Bill Gates Hingga Barack Obama Diretas
Puan Sebut RUU BPIP Beda dengan RUU HIP, Tak Ada Pasal Kontroversial
Banjir Bandang Luwu Utara Sulsel: 24 Orang Meninggal dan 69 Masih Hilang
DPR Terima Surat Presiden tentang Usulan RUU BPIP dari Pemerintah

Soal Ada Pengaruh ISIS di Papua, Komisi I: Baru Dugaan

Soal Ada Pengaruh ISIS di Papua, Komisi I: Baru Dugaan Gedung DPR (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut ada kelompok pemberontak di Papua yang terafiliasi dengan ISIS. Hal itu diungkapkan oleh Ryamizard saat menghadiri rapat bersama Komisi I di DPR RI.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari menilai pernyataan Ryamizard hanya sebatas dugaan. Menurutnya hal tersebut juga tak menjadi fokus pembahasan pada rapat tertutup.

Baca Juga: Menhan Sebut Ada Pengaruh ISIS di Kerusuhan Papua

"Begini tadi itu hanya dugaan bisa jadi seperti ada itu juga, nunggangi. Tapi tidak pembahasan lebih jauh lagi karena bisa jadi ada yang nunggangi dan karena muncul video-video semacam itu bisa jadi itu juga penyesatan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggaung jawab," kata Abdul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Abdul menilai pernyataan serupa pernah ia lihat dan banyak bertebaran di media sosial. Untuk itu ia mengatakan, bahwa ini baru sebatas dugaan belaka.

"Dugaan karena memang beredar di sosial media kan itu kan bisa dibuat atau mungkin dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Karena memang juga kenyataannya kita cari siapa yang bertanggung jawab juga gak ada," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu mengungkapkan, kerusuhan di Papua dan Papua Barat terindikasi ada campur tangan kelompok separatisme yang bertujuan untuk memisahkan Papua dari Indonesia.

Ryamizard mengatakan, bahwa istilah KKB tidak terdapat dalam nomenklatur, yang ada ialah kelompok pemberontak bersenjata memiliki kepentingan yang sama dengan kelompok separatisme.

Baca Juga: Menhan Ryamizard Geram Ada Pihak Minta TNI Pergi dari Papua

Berdasarkan catatan yang ia punya, ada tiga kelompok yang terlibat di dalamnya. Bahkan, secara gamblang ia mengungkapkan ada kelompok yang terafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Suriah atau ISIS.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: