Pantau Flash
PB ISSI Gelar Gowes 2020 KM Jakarta-Papua
Banjir Bandang Sukabumi: 3 Orang Hanyut, 20 Orang Luka-luka
Sah! Pilkada Serentak 2020 Tetap Digelar 9 Desember 2020
Peringatan Banjir Warga Jakarta! Bendungan Katulampa Bogor Siaga I
30 Hotel di DKI Jakarta Siap Digunakan untuk Isolasi Pasien COVID-19 OTG

Soal e-KTP, Bamsoet Angkat Bicara Terkait Keponakan Setya Novanto

Soal e-KTP, Bamsoet Angkat Bicara Terkait Keponakan Setya Novanto Ketua DPR Bambang Soesatyo (Foto: Instagram/Bambang.Soesatyo)

Pantau.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) tak menampik bahwa dirinya mengenal keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi sekaligus tersangka kasus korupsi e-KTP.

"Kalau Irvanto ya saya pasti kenal karena kan dia di Golkar juga dan beberapa kali bertemu di rumah Pak Novanto. Ya kenal begitu saja sebagai keponakannya Pak Novanto," ujar Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Enggan berpanjang lebar, politisi Golkar itu juga enggan menanggapi lebih jauh tentang upaya pemeriksaannya, dan menyerahkan seutuhnya pada proses penyelidikkan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

"Tapi biarlah nanti fakta-fakta hukum yang bicara. Kalau lebih detailnya tanyakan kepada Mas Febri (Jubir KPK).

Baca juga: Mangkir dari Panggilan KPK, Ini Alasan Bambang Soesatyo

Seperti diketahui, rencana pemeriksaan Bamsoet sebagai saksi tidak hanya untuk Irvanto tapi juga untuk perkara tersangka pengusaha Made Oka Masang, yang ternyata tidak dikenal Bamsoet.

"Saya tidak kenal Made Oka. Sering dengar namanya iya. Tapi enggak kenal," tutupnya.

Bamsoet sendiri mengaku hari ini tidak dapat menghadiri pemanggilan KPK, lantaran kepadatan jadwalnya sebagai Ketua DPR, terlebih banyak pekerjaan yang tidak bisa dilewatkan menjelang libur lebaran.

Sebelumnya, Bamsoet juga pernah direncanakan diperiksa KPK pada Desember 2017 lalu, terkait perkara Dirut Quadra Solution Anang Sugiana, namun berhalangan karena tengah dalam agenda Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar.

Tim Pantau
Editor
Dera Endah Nirani
Penulis
Dera Endah Nirani
Reporter
Dini Afrianti Efendi