Pantau Flash
Kasus Harian Positif di RI Bertambah 2.307 per 14 Agustus 2020
Lampu Lalu Lintas akan Menyala Merah di Peringatan Detik-detik Kemerdekaan
Pemerintah Anggarkan Rp356,5 Triliun Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional
Vaksin Korona Merah Putih Siap Digunakan pada 2022
Putra Amien Rais Ribut dengan Pimpinan KPK Nawawi di Garuda Kelas Bisnis

Soal e-KTP, Bamsoet Angkat Bicara Terkait Keponakan Setya Novanto

Soal e-KTP, Bamsoet Angkat Bicara Terkait Keponakan Setya Novanto Ketua DPR Bambang Soesatyo (Foto: Instagram/Bambang.Soesatyo)

Pantau.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) tak menampik bahwa dirinya mengenal keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi sekaligus tersangka kasus korupsi e-KTP.

"Kalau Irvanto ya saya pasti kenal karena kan dia di Golkar juga dan beberapa kali bertemu di rumah Pak Novanto. Ya kenal begitu saja sebagai keponakannya Pak Novanto," ujar Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Enggan berpanjang lebar, politisi Golkar itu juga enggan menanggapi lebih jauh tentang upaya pemeriksaannya, dan menyerahkan seutuhnya pada proses penyelidikkan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

"Tapi biarlah nanti fakta-fakta hukum yang bicara. Kalau lebih detailnya tanyakan kepada Mas Febri (Jubir KPK).

Baca juga: Mangkir dari Panggilan KPK, Ini Alasan Bambang Soesatyo

Seperti diketahui, rencana pemeriksaan Bamsoet sebagai saksi tidak hanya untuk Irvanto tapi juga untuk perkara tersangka pengusaha Made Oka Masang, yang ternyata tidak dikenal Bamsoet.

"Saya tidak kenal Made Oka. Sering dengar namanya iya. Tapi enggak kenal," tutupnya.

Bamsoet sendiri mengaku hari ini tidak dapat menghadiri pemanggilan KPK, lantaran kepadatan jadwalnya sebagai Ketua DPR, terlebih banyak pekerjaan yang tidak bisa dilewatkan menjelang libur lebaran.

Sebelumnya, Bamsoet juga pernah direncanakan diperiksa KPK pada Desember 2017 lalu, terkait perkara Dirut Quadra Solution Anang Sugiana, namun berhalangan karena tengah dalam agenda Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar.

Tim Pantau
Editor
Dera Endah Nirani
Penulis
Dera Endah Nirani
Reporter
Dini Afrianti Efendi