Soal Embargo Kopassus, Ini Janji Menhan AS kepada Indonesia

Menhan Rymizard Ryacudu bersama Menhan AS James Norman Mattis. (Foto: Pantau.com/Ammad)Menhan Rymizard Ryacudu bersama Menhan AS James Norman Mattis. (Foto: Pantau.com/Ammad)

Pantau.com – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Norman Mattis di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas soal isu-isu terkini seperti masalah Korea Utara, China Selatan, dan bilateral dengan Rohingya. Tak ketinggalan, ada juga pembicaraan soal embargo Amerika Serikat kepada Kopassus.

Ryamizard menyatakan, polemik embargo terhadap Kopassus akan terus dibicarakan Mattis dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menerangkan, Mattis adalah sosok yang mempunyai kedekatan dengan Trump.

“Soal Kopassus yang terkena sanksi (Embargo) Amerika Serikat,  Menhan Amerika akan berusaha untuk membebaskan sanksi. Trump memang keras tapi Menhan Amerika sangat dipercaya (Trump),” kata Ryamizard.

Lebih lanjut,  Ryamirzard berharap Mattis dapat mengupayakan hal tersebut. Ia bahkan menegaskan Menham Amerika telah berjanji untuk segera mengurusnya.

“Kalau tidak diterima pun dia harus berusaha terus karena dia mengaku yang paling didengar oleh Trump. Dan dia sudah janji kepada kita, ” tutur Ryamirzard

Amerika mengeluarkan pelarangan latihan gabungan yang dilakukan oleh Kopassus sejak 1998 lalu. Pelarangan terkait pelanggaran hak azasi manusia (HAM) yang diduga dilakukan pasukan elit Kopassus yang dianggap bertanggung jawab atas hilangnya aktivisis pada era reformasi. Nama Prabowo Subianto, Wiranto hingga Sjafrie Sjamsoeddin menjadi kambing hitam.

Hubungan keamanan Indonesia dengan Amerika Serikat memang naik turun. Seperti diketahui, mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pernah dilarang untuk mengunjungi negeri Paman Sam pada Sabtu 20 Oktober 2017 lalu. Kepergian Gatot ke AS untuk menghadiri undangan Menteri Pertahanan AS dalam acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremist Organization. (Muchammad/Ammad)

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta