Vaksin Kominfo Vaksin Kominfo
Pantau Flash
Pemerintah Tegaskan Vaksin Dosis Ketiga Hanya untuk Nakes!
Teten Masduki Sebut Jangan Lagi Impor Alat Kesehatan dan Pertanian, Akan Koordinasi dengan Menkes dan Mentan
Mobilitas Kendaraan di Bandung dan Puncak Menurun pada Akhir Pekan Ini
Update COVID-19 Indonesia 25 September 2021, Penambahan Kasus Harian Terbanyak Ada di Jawa Tengah
Pandemi Belum Usai, PBNU Dorong Pemerintah Benahi Sistem Kesehatan Nasional

Soal Isu PHK Massal di Bukalapak, Menkominfo Anggap Wajar

Soal Isu PHK Massal di Bukalapak, Menkominfo Anggap Wajar Situs jual beli BukaLapak (Foto: Instagram/BukaLapak)

Pantau.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menganggap wajar adanya isu PHK massal yang terjadi di Bukalapak.

"Wajar saja, sesuatu yang dalam dinamika yang cepat begini," ujar Rudiantara di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Info yang beredar menyebutkan, ratusan karyawan e-commerce itu terdampak kebijakan penataan internal Bukalapak. Pemutusan hubungan kerja menimpa beberapa divisi di Bukalapak, termasuk bagian engineering dan pemasaran.

"Ratusan itu bisa seratus bisa 900 beda lho, 100 sama 900. Jadi, kalau 100 dari 2.600 itu kecil 4 persen, itu mah biasa," ujar Rudiantara.

Baca juga: Kenapa e-Commerce Bukalapak Juga Incar Pasar Offline? Ini Alasannya

Lebih dari itu, Rudiantara mengatakan dengan pertumbuhan Bukalapak, yang mencapai tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya, perampingan karyawan wajar dilakukan.

"Kalau dia tumbuh tiga kali lipat ada kayak begitu, pasti ada replacement, kan logikanya tumbuh itu butuh orang banyak," kata dia.

Lebih lanjut, perampingan karyawan, menurut Rudiantara, justru memicu pertumbuhan ekosistem startup di Indonesia.

"Dia keluar bikin startup lagi, nanti menjadi bagian ekosistem startup yang besar. Lihat saja di Silicon Valley kan modelnya kayak begitu, orang Google keluar bikin startup nanti diakuisisi oleh Google-nya lagi," ujar Rudiantara.

Baca juga: Startup Ranking: BukaLapak Urutan Teratas Startup Asal Indonesia

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: