Pantau Flash
Kemenkes: Vaksinasi COVID-19 Bisa Lindungi dari Keparahan Penyakit hingga 95 Persen
Mohon Pengertiannya... COVID-19 di RI Menggila! Kasus Harian Positif Meroket 20.574 Orang Sehari
Mohon Maaf dan Waspada, BOR Ruang Isolasi di RS se-Kota Tangerang Capai 92,44 Persen
Varian Delta Belum Selesai, Kini India Umumkan Varian Baru 'Delta Plus' yang Lebih Ganas
Saksi Ahli Forensik Jadi Salah Satu Alasan Habib Rizieq Tak Terima Divonis 4 Tahun Bui dan Ajukan Banding

Soal Kabinet, Megawati Pilih Sabar Tunggu Presiden dan Wapres Dilantik

Soal Kabinet, Megawati Pilih Sabar Tunggu Presiden dan Wapres Dilantik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Foto: Antara)

Pantau.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyatakan, pihaknya takkan mendesak agar kabinet pemerintahan periode 2019-2024 segera dipastikan saat ini.

Menurut Megawati, pembentukan kabinet pemerintahan sebaiknya tak terlalu dianggap hal paling krusial saat ini. Sebab penyusunan kabinet itu memiliki prosedur.

"Saya sih menunggu dulu pelantikan presiden. Sebelumnya ada pelantikan legislatif dulu," kata Megawati menjawab wartawan di Seoul, Korea Selatan, Kamis (29/8/2019)

Baca Juga: Ini Pandangan dan Saran Megawati Soal Ibu Kota Baru

Sebagaimana diketahui, Megawati di Seoul dalam rangka mengikuti DMZ International Forum on the Peace Economy yang digelar 28-29 Agustus. 

Megawati di Korsel didampingi antara lain menantu Nancy Prananda, cucunya Diah Lupita Jasmina Srita dan Ketua DPP PDI Perjuangan Rokhmin Dahuri.

Megawati mengatakan sudah ada tata pemerintahan yang efektif bersama prosedur-prosedurnya. Baru setelah pelantikan itu, selanjutnya dilakukan pembentukan kabinet. "Bahwa pembentukan kabinet itu adalah hak prerogatif presiden. Artinya penentu akhir tetaplah Presiden Jokowi," ungkapnya.

Baca Juga: PDIP Tunggu Gerindra Kirim Undangan Rakernas untuk Megawati

Dikatakan Megawati, saat Kongres V PDI Perjuangan yang lalu, dirinya memang sempat meminta agar partainya diberi jatah kursi kabinet terbesar. Namun itupun disampaikannya karena memang sedang kongres.

"Menurut saya (pernyataan saya di Kongres itu) adalah biasa saja. Kenapa ya mesti sembunyi-sembunyi. Minta saja. Urusan dikasih atau tidak, adalah kehendak presiden," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: