Pantau Flash
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020

Soal KPAI vs PB Djarum, Fahri Hamzah: KPAI Ada-ada Aja!

Headline
Soal KPAI vs PB Djarum, Fahri Hamzah: KPAI Ada-ada Aja! Fahri Hamzah (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah ikut berkomentar menanggapi adanya polemik antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dengan PB Djarum terkait dengan audisi Bulu tangkis untuk anak-anak.

Fahri meminta kepada KPAI untuk tidak mempermasalahkan audisi Bulutangkis yang diselenggarakan oleh produsen rokok terbesar tersebut. Fahri mau KPAI melihat permasalahan anak-anak lainnya yang lebih mengkhawatirkan.

Baca Juga: YLKI Sebut KPAI Bukan Minta Audisi PB Djarum Diberhentikan, tapi...

"Saya usul yang begini-begini gak usah ributlah sebab banyak masalah lain, ya kan, anak jalanan, anak yang gak sekolah," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Menurut Fahri angka anak-anak Indonesia yang tak sekolah sangat tinggi. Dari jumlah penduduk Indonesia saat ini masih ada 2,7 persen anak tak sekolah.

"Yang tidak lulus SD hampir 20 persen dari penduduk Indonesia. Itu dulu diadvokasi, ya kan, ruang kelas, anak yang gak sekolah, ini orang udah happy udah main bulu tangkis," ungkapnya.

Kendati begitu, Fahri mengatakan, ada pengecualian jika di luar audisi Bulu tangkis untuk anak-anak yakni terkait dengan mengubah kebijakan rokok atau tembakau itu sendiri.

Baca Juga: KPAI Buat PD Djarum Stop Audisi Bulutangkis, #PBDjarumJanganPamit Menggema

"Tapi ini orang sudah masuk situ, sudah mengejar mimpi jadi juara dunia, segala macam. Ada harapannya itu orang dikasih makan gizi yang baik, ya kan. Jangan itu yang diurusin, itu-itu yang nggak sekolah, yang peleleran di pinggir jalan, itu dong yang diurusin, KPAI ada-ada aja," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: