Pantau Flash
Bekasi Berhasil Keluar dari Zona Merah COVID-19 Usai 2 Bulan PSBB
Update Korona RI 2 Juni: 27.549 Positif, 11 Provinsi Tanpa Kasus Baru
Fatwa MUI: Tidak Boleh Laksanakan Salat Jumat Secara Bergelombang
BUMN Tegaskan Suntikan Dana Rp8,5 Triliun untuk Garuda Bukan dari APBN
KPK: Novel Baswedan Ikut Tangkap Nurhadi

Soal Larangan Cadar dan Celana Cingkrang , Haidar Alwi: Menag Sudah Tepat

Soal Larangan Cadar dan Celana Cingkrang , Haidar Alwi: Menag Sudah Tepat Diskusi publik dalam rangka menyambut peringatan 74 tahun Hari Pahlawan dengan tema \

Pantau.com - Pegiat anti radikalisme, R Haidar Alwi, menilai langkah Menteri Agama, Fachrul Razi, yang mengusulkan wacana melarang penggunaan cadar dan celana cingkrang bagi aparatur sipil negara kementeriannya itu dianggap sudah tepat.

Hal tersebut Alwi sampaikan usai diskusi publik dalam rangka menyambut peringatan 74 tahun Hari Pahlawan dengan tema "Pahlawan Anti Radikal untuk NKRI, Indonesia Maju" di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta.

"Menurut saya sudah tepat," katanya, di Jakarta, Jumat 8 November 2019.

Baca Juga: Sambil Minta Maaf, Menag Harap Polemik Cadar dan Celana Cingkrang Disudahi

Alwi pernah menjadi salah satu kontingen yang mewakili Indonesia dalam Konferensi ke-32 Persatuan Islam di Teheran, Iran, pada akhir 2018.

Ia juga mendorong Menag segera merealisasikan aturan larangan cadar dan celana cingkrang itu berkoordinasi dengan menteri dalam negeri dan menteri PAN-RB.

"Jadi, tinggal memperbaiki peraturan dari menteri agama tentang cadar dan celana cingkrang itu sendiri. Koordinasi dengan menteri dalam negeri dan menteri PAN-RB sehingga peraturan bisa ditelurkan dari tiga menteri tadi," ungkapnya.

Sementara terkait dengan radikalisme, ia menegaskan bahwa para ulama dalam Konferensi ke-32 Persatuan Islam di Teheran, Iran, pada 22-26 November 2018 juga memperingatkan soal bahaya radikalisme.

"Bahaya radikal mengancam NKRI, semua sudah kasat mata, sudah di depan mata. Pemerintah bersama rakyat harus membumihanguskan radikalisme. Jangan terlena," tandasnya.

Baca Juga: Ditanya Soal Cadar oleh DPR, Menag: Jangan Jadi Ukuran Ketakwaan Umat

Sebelumnya, Fachrul Razi menyampaikan rencana melarang pengguna cadar untuk masuk ke instansi milik pemerintah karena alasan keamanan usai penusukan mantan Menteri Koordinator Polhukkam, Wiranto.

Fahchrul Razi mengatakan rencana itu masih dalam kajian, namun aturan itu sangat mungkin direkomendasikan Kemenag atas dasar alasan keamanan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: