Soal LGBT, Anwar Abbas: Umat Manusia Punah karena Mustahil Laki-laki Kawin dengan Laki-laki

Headline
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas di JakartaSekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas di Jakarta

Pantau.com – Efek Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia mengibarkan bendera pelangi sebagai bentuk dukungan karena bertepatan dengan Hari Internasional anti-homofobia, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas berkomentar.

Anwar menilai Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) bisa bikin manusia menjadi punah 150 tahun lagi.

Simpel saja kata Anwar soalnya, perkawinan dua orang berjenis kelamin sama tidak bisa menghasilkan keturunan.

“Jadi praktik LGBT ini merupakan praktik yang anti-manusia dan kemanusiaan karena bisa menyebabkan punahnya manusia di atas dunia ini,” kata Anwar dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (21/5/2022).

Anwar menyampaikan hal tersebut untuk menanggapi berkibarnya bendera pelangi LGBT di kantor Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, di Jakarta, 17 Mei kemarin, bertepatan dengan Hari Internasional anti-homofobia. Muhammadiyah menyesalkan sikap Kedubes Inggris yang dinilai Anwar tidak menghormati Indonesia. Anwar menilai LGBT anti-kemanusiaan sehingga hak LGBT bukan hak asasi manusia.

“Praktik LGBT tersebut merupakan tindakan yang secara jelas anti-manusia dan kemanusiaan karena dia akan membuat punah umat manusia karena adalah mustahil laki-laki kawin dengan laki-laki atau perempuan kawin dengan perempuan akan melahirkan anak. Jadi, kalau penduduk bumi yang jumlahnya saat ini sekitar 8 miliar, bila mereka melakukan perkawinan sejenis, sudah bisa diperkirakan 150 tahun yang akan datang tidak akan ada seorang pun anak manusia di muka bumi ini,” ujarnya.

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni